Konten dari Pengguna

Bagaimana Pesawat Bisa Terbang? Inilah Penjelasannya Secara Sains

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bagaimana pesawat bisa terbang?,Pexels/Saravanan Narayanan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bagaimana pesawat bisa terbang?,Pexels/Saravanan Narayanan

Pernahkah terbersit pertanyaan bagaimana pesawat bisa terbang? Jika dilihat sekilas, pesawat seolah-olah melakukan sesuatu yang mustahil karena benda seberat itu dapat bergerak di langit tanpa jatuh ke tanah.

Kemampuan pesawat untuk terbang bukanlah keajaiban. Kemampuan ini dapat hadir dari hasil penerapan berbagai prinsip fisika dan aerodinamika.

Penjelasan Ilmiah Bagaimana Pesawat Bisa Terbang

Ilustrasi bagaimana pesawat bisa terbang?, Pexels/Dikshit Thakuria

Pesawat adalah kendaraan yang dirancang untuk terbang di udara dengan memanfaatkan gaya angkat yang dihasilkan oleh sayap dan gaya dorong dari mesin. Bagaimana pesawat bisa terbang? Simak penjelasannya berikut ini berdasarkan situs web airhelp.co.uk.

Pesawat dapat terbang bukan karena mengabaikan gravitasi. Para insinyur merancangnya berdasarkan prinsip fisika dan aerodinamika.

Ada empat gaya utama yang bekerja pada pesawat, yaitu lift (gaya angkat), weight (gaya berat), thrust (gaya dorong), dan drag (gaya hambat). Gaya angkat merupakan gaya yang bekerja ke atas dan dihasilkan ketika udara mengalir melewati sayap pesawat.

Bentuk sayap atau airfoil dirancang untuk mengatur aliran udara sehingga dapat menghasilkan perbedaan tekanan serta mendorong udara ke bawah. Berdasarkan prinsip aksi-reaksi Newton, ketika sayap mendorong udara ke bawah, muncul gaya reaksi mengarah ke atas.

Kecepatan pesawat dan sudut serang (angle of attack) juga memengaruhi besar kecilnya gaya angkat. Sementara itu, thrust dihasilkan oleh mesin pesawat untuk mendorong pesawat ke depan.

Mesin bekerja dengan mempercepat atau mendorong udara ke belakang sehingga menghasilkan gaya reaksi ke depan. Gaya ini harus cukup besar untuk mengatasi drag, yaitu hambatan udara yang berlawanan dengan arah gerak pesawat.

Pada saat yang sama, weight menarik pesawat ke bawah akibat gravitasi Bumi. Dalam penerbangan mendatar yang stabil, gaya angkat seimbang dengan gaya berat, sedangkan gaya dorong seimbang dengan gaya hambat.

Saat lepas landas, mesin meningkatkan gaya dorong sehingga pesawat memperoleh kecepatan yang cukup. Pada tahap ini, flaps dan slats dapat diperpanjang untuk membantu meningkatkan gaya angkat ketika pesawat masih bergerak dengan kecepatan relatif rendah.

Bagaimana pesawat bisa terbang? Jawabannya adalah pesawat bisa terbang karena kerja sama antara bentuk sayap, aliran udara, mesin, dan berbagai gaya fisika. (Fia)

Baca juga: Kenapa Pesawat Bisa Tetap Terbang Meski Sangat Berat? Ini Faktanya