Konten dari Pengguna

Bagaimana Popcorn Bisa Meletup? Cari Tahu di Sini

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Bagaimana popcorn bisa meletup?. Foto: Unsplash/Corina Rainer
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Bagaimana popcorn bisa meletup?. Foto: Unsplash/Corina Rainer

Bagaimana popcorn bisa meletup? popcorn menjadi salah satu camilan yang mudah ditemui dan identik dengan suara letupan saat dimasak.

Biji jagung yang masih kecil biasanya dimasukkan ke dalam panci atau mesin pemanas, kemudian perlahan berubah menjadi popcorn yang mengembang. Perubahan tersebut berlangsung cukup cepat dan membuat beberapa biji terdengar meletup satu per satu.

Tidak sedikit orang yang penasaran dengan proses di balik perubahan bentuk tersebut, terutama karena ukuran bijinya bisa berubah jauh lebih besar setelah dipanaskan.

Bagaimana Popcorn Bisa Meletup Saat Dipanaskan?

Ilustrasi Bagaimana popcorn bisa meletup?. Foto: Unsplash/jason hu

Bagaimana popcorn bisa meletup? dikutip dari laman www.popcorn.org, popcorn dapat meletup karena memiliki kandungan air di dalam bijinya. Saat dipanaskan, air tersebut berubah menjadi uap dan tertahan oleh kulit luar biji yang keras.

Kondisi ini membuat tekanan di dalam biji terus meningkat hingga kulitnya akhirnya pecah. Setelah kulit terbuka, pati panas di dalam biji mengembang dan membentuk popcorn.

Setiap biji popcorn memiliki tiga bagian utama, yaitu lembaga, endosperma, dan perikarp atau kulit luar. Perikarp merupakan bagian yang berfungsi seperti pelindung karena mampu menahan tekanan yang terbentuk di dalam biji. Popcorn juga memiliki kadar air sekitar 13,5–14 persen, jumlah yang cukup untuk membantu biji mengembang ketika dipanaskan.

Ketika popcorn mulai menerima panas, air di dalam biji ikut memanas. Pada suhu sekitar 100 derajat Celsius, air berubah menjadi uap. Karena uap tersebut tertahan oleh kulit biji, tekanan di dalam popcorn semakin tinggi. Sementara itu, panas juga membuat pati yang berada di dalam biji menjadi lunak dan berubah menjadi seperti gel.

Pemanasan terus berlangsung hingga suhu bagian dalam biji mencapai sekitar 175 derajat Celsius. Pada saat itu, tekanan di dalam biji dapat mencapai sekitar 135 pon per inci persegi. Kulit popcorn akhirnya tidak mampu menahan tekanan tersebut sehingga pecah secara tiba-tiba.

Ketika kulit pecah, uap panas keluar dan pati yang berada di dalam biji mengembang dengan cepat. Pati tersebut kemudian mendingin setelah terkena udara dan membentuk bagian putih yang ringan pada popcorn. Proses ini membuat satu biji popcorn dapat mengembang hingga sekitar 40–50 kali dari ukuran awalnya.

letupan popcorn terjadi karena tekanan uap yang terbentuk di dalam biji saat dipanaskan. Tekanan tersebut akhirnya memecahkan kulit biji, lalu pati panas mengembang dan menghasilkan popcorn yang siap dimakan.(Fifah)

Baca juga: Kenapa Tukang Bakso Menggunakan Mangkuk Khas? Ini Alasannya