Bagaimana Tornado Bisa Terbentuk? Ini Proses Pembentukannya
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Memahami bagaimana tornado bisa terbentuk menjadi hal yang menarik untuk diperhatikan.
Fenomena tersebut tidak muncul begitu saja, sebab terdapat kondisi atmosfer tertentu yang membuat udara bergerak semakin terorganisasi hingga membentuk pusaran.
Dari perubahan kecil di udara hingga terbentuknya gerakan yang semakin kuat, proses alam ini memperlihatkan betapa dinamisnya sistem cuaca di sekitar permukaan Bumi.
Bagaimana Tornado Bisa Terbentuk dan Mengapa Fenomena Ini Dapat Muncul di Atmosfer
Bagaimana tornado bisa terbentuk menjadi fenomena yang berkaitan erat dengan perkembangan badai petir berukuran besar.
Di dalam awan badai, udara hangat dan lembap bergerak naik, sementara udara dingin turun bersama hujan atau hujan es.
Perbedaan gerakan udara tersebut dapat menciptakan arus udara yang berputar di dalam awan. Pada awalnya, pusaran udara bergerak secara horizontal, kemudian dapat berubah menjadi vertikal dan turun dari dasar awan hingga mencapai permukaan tanah.
Ketika pusaran tersebut menyentuh tanah, terbentuklah tornado yang dapat menghasilkan angin sangat kuat.
Menurut informasi dari nesdis.noaa.gov, tornado biasanya terlihat sebagai kolom udara berputar yang muncul dari bagian bawah awan gelap dan tebal. Pada awal kemunculannya, kolom tersebut dapat tampak menggantung di udara sebelum memanjang hingga menyentuh tanah.
Setelah mencapai permukaan, angin yang berputar dapat membawa debu, puing-puing, dan berbagai benda yang tidak tertanam kuat di tanah.
Tornado yang sangat kuat bahkan mampu mengangkat benda berukuran besar, seperti truk, kemudian menjatuhkannya hingga beberapa mil dari lokasi semula.
Di Amerika Serikat, rata-rata terdapat sekitar 1.000 tornado setiap tahun. Wilayah Midwest yang mencakup sepuluh negara bagian dikenal sebagai “Tornado Alley” karena sering mengalami tornado, meskipun fenomena ini sebenarnya dapat terjadi di negara bagian mana pun.
Pada 2011, Alabama mengalami tornado yang sangat kuat, termasuk tornado berkategori EF5, tingkat paling intens dalam Skala Fujita yang Disempurnakan, yang melanda Hacklesburg dan Birmingham.
Tornado lebih mungkin terbentuk ketika atmosfer sangat tidak stabil dan angin pada ketinggian berbeda bergerak dengan arah atau kecepatan yang berbeda.
Kondisi ini disebut geseran angin atau wind shear. Keadaan tersebut dapat mendukung terbentuknya badai petir besar.
Di dalam awan badai, udara hangat dan lembap yang naik serta udara dingin yang turun bersama hujan atau hujan es kemudian dapat menghasilkan arus udara yang berputar.
Pusaran yang awalnya horizontal dapat berubah menjadi vertikal dan turun dari awan hingga menyentuh tanah.
Kecepatan angin di dalam beberapa tornado termasuk yang paling tinggi di Bumi dan pernah tercatat lebih dari 300 mil per jam. Kolom udara yang berputar juga dapat terangkat dari permukaan tanah, lalu menyentuh tanah kembali di lokasi lain sepanjang jalurnya.
Karena kecepatan angin tornado sulit diukur secara langsung, kekuatannya dinilai berdasarkan tingkat kerusakan yang ditimbulkan.
Skala Fujita yang Disempurnakan membagi tornado menjadi EF0 hingga EF5. EF0 memiliki kecepatan 65–85 mph dengan kerusakan ringan, sedangkan EF1 mencapai 86–110 mph dengan kerusakan sedang.
EF2 memiliki kecepatan 111–135 mph dan menimbulkan kerusakan cukup besar, sementara EF3 mencapai 136–165 mph dengan kerusakan parah.
EF4 memiliki kecepatan 166–199 mph dan dapat menyebabkan kerusakan dahsyat, sedangkan EF5 berada pada 200–230 mph dengan tingkat kerusakan yang luar biasa.
Satelit cuaca GOES-R Series memiliki kemampuan lebih baik dibandingkan satelit sebelumnya dalam mengenali badai yang berpotensi menghasilkan tornado.
Satelit ini dapat memantau pergerakan awan dengan lebih cepat serta mengamati kondisi di dalam awan, termasuk jumlah petir, karakteristik puncak awan, dan pergerakannya.
Berbagai pengukuran tersebut membantu menentukan kemungkinan sebuah awan menghasilkan tornado serta jenis tornado yang mungkin terbentuk. (DANI)
Baca juga: Bagaimana Cara Kerja Kulkas Menjaga Makanan Tetap Dingin? Cari Tahu di Sini