Bagian Tumbuhan yang Berfungsi sebagai Tempat Fotosintesis dan Perannya
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tumbuhan memiliki bagian-bagian dengan fungsi berbeda untuk mendukung pertumbuhan dan kelangsungan hidupnya. Bagian tumbuhan yang berfungsi sebagai tempat fotosintesis adalah bagian apa?
Pertanyaan ini berkaitan dengan cara tumbuhan memperoleh energi untuk menghasilkan makanan tanpa bergantung pada sumber makanan dari luar.
Proses ini penting karena tumbuhan memerlukan energi untuk tumbuh, membentuk bunga dan buah, serta mempertahankan fungsi hidupnya.
Daun: Bagian Tumbuhan yang Berfungsi sebagai Tempat Fotosintesis
Dikutip dari visiblebody.com, bagian tumbuhan yang berfungsi sebagai tempat fotosintesis adalah daun, terutama pada sel-sel yang mengandung kloroplas.
Organ ini memiliki struktur khusus untuk menangkap cahaya matahari, menyerap karbon dioksida, serta memanfaatkan air dalam proses pembentukan gula.
Daun mengandung klorofil, yaitu pigmen hijau yang terdapat di dalam kloroplas. Klorofil berperan menyerap energi cahaya matahari untuk menjalankan reaksi fotosintesis.
Proses tersebut mengubah air dan karbon dioksida menjadi glukosa yang dapat digunakan sebagai sumber energi dan bahan pembentuk jaringan tumbuhan, sekaligus menghasilkan oksigen.
Fotosintesis terutama berlangsung di jaringan mesofil daun. Jaringan ini berada di antara epidermis atas dan epidermis bawah, serta terdiri atas dua jenis utama, yaitu mesofil palisade dan mesofil spons.
Mesofil palisade: sel-selnya tersusun rapat dan umumnya mengandung lebih banyak kloroplas. Susunan tersebut mendukung penyerapan cahaya sehingga bagian ini menjadi lokasi utama fotosintesis pada banyak tumbuhan.
Mesofil spons: sel-selnya tersusun lebih renggang dengan ruang antarsel yang membantu pertukaran gas. Karbon dioksida dapat bergerak melalui ruang tersebut menuju sel-sel yang melakukan fotosintesis.
Selain kloroplas, daun memiliki stomata, yaitu pori-pori kecil yang umumnya terdapat pada permukaan epidermis.
Stomata memungkinkan karbon dioksida masuk untuk digunakan dalam fotosintesis dan oksigen keluar sebagai salah satu hasil proses tersebut. Bukaan stomata diatur oleh sel penjaga yang merespons perubahan tekanan air di dalam sel.
Air yang diperlukan dalam fotosintesis diserap oleh akar dari tanah. Selanjutnya, air diangkut menuju daun melalui jaringan xilem yang terdapat pada pembuluh pengangkut.
Setelah glukosa terbentuk, jaringan floem mendistribusikan hasil fotosintesis ke bagian lain, seperti batang, akar, buah, dan titik pertumbuhan, untuk digunakan atau disimpan sebagai cadangan makanan.
Meskipun daun merupakan tempat utama fotosintesis pada sebagian besar tumbuhan, proses ini juga dapat berlangsung pada bagian hijau lainnya, seperti batang muda yang mengandung klorofil.
Kemampuan tersebut membantu tumbuhan tetap melakukan fotosintesis ketika bagian batang memiliki jaringan yang mendukung proses tersebut.
Bagaian tumbuhan yang berfungsi sebagai tempat fotosintesis adalah daun karena memiliki kloroplas dan struktur yang mendukung penyerapan cahaya serta pertukaran gas.
Hasil fotosintesis berupa gula digunakan untuk memenuhi kebutuhan energi, mendukung pertumbuhan, dan membentuk cadangan makanan bagi tumbuhan. (Suc)
Baca Juga: Sporangium adalah Fase pada Tumbuhan, Ini Tahap Lengkapnya