Batas Antara Benua Asia dan Afrika adalah Apa? Ini Penjabarannya
Membagikan informasi dari berbagai topik.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mengetahui batas benua-benua di dunia biasanya diperlukan saat sedang mempelajari ilmu geografi. Salah satu batas dua benua besar di dunia yang menarik yaitu batas antara Benua Asia dan Benua Afrika adalah di Semenanjung Sinai, Mesir.
Dalam membahas batas kedua benua tersebut, sebenarnya tidak sesederhana garis geografis yang tegas. Ini dikarenakan konsep benua sendiri dapat ditentukan berdasarkan faktor geografis, geologis, sejarah, dan budaya.
Batas Antara Benua Asia dan Afrika adalah Trrusan Suez dan Laut Merah
Batas antara Benua Asia dan Afrika adalah Terusan Suez dan Laut Merah. Dalam pembagian wilayah geografis secara modern, Semenanjung Sinai dianggap sebagai wilayah yang menjadi penghubung dan batas antara Asia dan Afrika.
Dikutip dari halaman www.worldatlas.com, Semenanjung yang bentuknya segitiga ini merupakan bagian dari wilayah Mesir. Luasnya sekitar 23.000 mil persegi.
Semenanjung ini berada di antara Laut Mediterania di sebelah utara, Teluk Suez di sebelah barat daya, dan Teluk Aqaba dan Laut Merah di sebelah tenggara.
Secara geografis, Semenanjung Sinai terhubung dengan daratan Afrika melalui Tanah Genting Suez atau Isthmus of Suez.
Wilayah sempit inilah yang menjadi lokasi Terusan Suez, sebuah jalur perairan buatan yang menghubungkan Laut Mediterania dengan Laut Merah.
Keberadaan Terusan Suez sangat krusial karena wilayah ini membantu kapal bergerak antara kawasan Eropa dan Asia tanpa harus mengitari ujung selatan Benua Afrika.
Di sebelah timur Sinai ada sebuah daratan yang menghubungkannya secara langsung dengan kawasan Asia. Karena itulah, Sinai sering dianggap sebagai bagian dari Asia, sedangkan daratan utama Mesir ada di Afrika.
Dengan begitu, bisa dipahami bahwa Mesir memiliki wilayah yang berada di dua benua dan disebut dengan negara transkontinental.
Di dunia modern ini, Mesir menjadi contoh bahwa batas benua tidak selalu mutlak. Ada sekitar 98% penduduk Mesir yang tinggal di wilayah daratan utamanya yang berada di Afrika. Sehingga Mesir umumnya dikategorikan sebagai negara Afrika.
Namun, Semenanjung Sinai secara geografis tetap dianggap berada di Asia. Dari kacamata sejarah, politik, dan budaya, Mesir juga sering dikategorikan bersama deretan negara-negara Timur Tengah.
Batas antara Benua Asia dan Afrika adalah yang paling umum diketahui yaitu kawasan Semenanjung Sinai dan Tanah Genting Suez di Mesir. Batas ini menggambarkan pembagian benua sebagai perpaduan antara kondisi geografis dan sejarah. (Aya)
Baca juga: Vitamin Sea adalah Apa? Cek Jawabannya di Sini