Konten dari Pengguna

Cara Berpikir Sinkronik dalam Memecahkan Masalah dan Contohnya

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara berpikir sinkronik dalam memecahkan masalah. Foto: Marija Zaric / Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara berpikir sinkronik dalam memecahkan masalah. Foto: Marija Zaric / Unsplash

Dalam memecahkan masalah kita memerlukan kemampuan atau cara berpikir sinkronik yaitu memahami inti masalah atau peristiwa secara jelas.

Perlu diketahui berpikir sinkronik merupakan cara berpikir yang digunakan untuk menganalisis suatu peristiwa secara mendalam pada waktu tertentu.

Cara Berpikir Sinkronik dalam Memecahkan Masalah

Ilustrasi cara berpikir sinkronik dalam memecahkan masalah.Foto oleh Walls.io / Unsplash

Dalam memecahkan masalah kita memerlukan kemampuan atau cara berpikir sinkronik yaitu kemampuan melihat masalah dari berbagai sisi secara mendalam.

Pendekatan ini dapat dilakukan dengan menggali informasi menggunakan unsur 5W 1H agar analisis menjadi lebih lengkap.

Berikut adalah beberapa cara berpikir sinkronik yang dapat digunakan dalam memecahkan masalah:

1. Memahami Apa Masalah yang Terjadi

Langkah pertama dalam berpikir sinkronik adalah memahami masalah utama yang sedang terjadi.

Bagian ini membantu seseorang mengenali inti persoalan, tujuan penyelesaian, dan kondisi yang sedang dihadapi agar solusi tidak dibuat berdasarkan dugaan semata.

2. Mengetahui Siapa yang Terlibat

Cara berpikir sinkronik juga perlu memperhatikan pihak yang terlibat dalam masalah.

Dengan mengetahui siapa yang mengalami, terdampak, atau bertanggung jawab, proses analisis menjadi lebih lengkap dan solusi dapat disesuaikan dengan kebutuhan setiap pihak.

3. Menganalisis Penyebab Masalah

Penyebab masalah perlu dianalisis secara mendalam agar penyelesaian tidak hanya menyentuh akibatnya saja.

Melalui pertanyaan mengapa, seseorang dapat mencari alasan munculnya masalah, faktor pemicu, serta kondisi yang membuat persoalan tersebut terjadi.

4. Menentukan Waktu dan Tempat Kejadian

Dalam buku Teori Linguistik: Beberapa Aliran Linguistik, Markhamah dkk, (2018: 57), dijelaskan bahwa cara berpikir sinkronik memperdalam pada ruang waktu dan tempat kejadian tertentu.

Dengan begitu, cara berpikir ini tidak berdimensi waktu. Cara berpikir ini menekankan analisis pada pola, gejala, karakter, dan kondisi suatu peristiwa.

5. Memahami Proses Terjadinya Masalah

Selain mengetahui penyebab, cara berpikir sinkronik juga memperhatikan bagaimana masalah terjadi.

Analisis ini membantu melihat alur kejadian, hubungan antarunsur, serta langkah yang dapat dilakukan agar penyelesaian menjadi lebih tepat dan terarah.

Dari penjelasan di atas menunjukkan bahwa cara berpikir sinkronik dalam memecahkan masalah sangat dibutuhkan.

Dengan cara ini, penyebab, dampak, dan solusi dapat ditemukan secara lebih tepat. (NOV)

Baca juga: 5 Cara Menenangkan Pikiran agar Tidak Mudah Stress