Cara Mandi Junub yang Benar Beserta Niatnya
Membagikan informasi dari berbagai topik.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara mandi junub yang benar penting diketahui oleh setiap muslim karena mandi junub merupakan salah satu cara bersuci untuk menghilangkan hadas besar. Seseorang diwajibkan mandi junub setelah mengalami kondisi tertentu, seperti keluar mani, mimpi basah, atau setelah berhubungan suami istri.
Dalam Islam, kesucian menjadi syarat utama untuk melaksanakan berbagai ibadah, termasuk salat dan membaca Al-Qur'an. Oleh karena itu, memahami tata cara mandi junub sesuai tuntunan syariat sangat penting agar ibadah yang dilakukan menjadi sah.
Selain sebagai bentuk penyucian diri, mandi junub juga mencerminkan kepatuhan seorang muslim terhadap perintah Allah Swt dalam menjaga kebersihan lahir dan batin sebelum menjalankan ibadah.
Cara Mandi Junub yang Benar
Cara mandi junub yang benar mengutip dari laman Kemenag.go.id diawali dengan membaca niat mandi junub untuk menghilangkan hadas besar karena Allah Swt.
Bacaan niat mandi junub adalah "Nawaitul-ghusla lirafil hadatsil-akbari minal-jinabati fardlan lillahi ta'ala" yang artinya "Saya niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari janabah, fardu karena Allah Ta'ala." Dalam penjelasannya, Kementerian Agama RI menyebutkan bahwa rukun mandi junub terdiri dari niat dan meratakan air ke seluruh tubuh.
Sementara itu, beberapa amalan seperti mencuci tangan, berwudu, dan mendahulukan anggota tubuh sebelah kanan termasuk sunah yang dianjurkan untuk menyempurnakan mandi junub sesuai tuntunan Rasulullah saw. Berikut tata caranya:
Membaca niat mandi junub.
Mencuci kedua tangan sebanyak tiga kali.
Membersihkan najis atau kotoran yang menempel pada tubuh.
Berwudu seperti wudu untuk salat.
Mengguyur kepala sebanyak tiga kali.
Menyela rambut agar air sampai ke kulit kepala.
Mengguyur tubuh bagian kanan terlebih dahulu.
Mengguyur tubuh bagian kiri.
Meratakan air ke seluruh tubuh.
Memastikan tidak ada bagian tubuh yang terlewat terkena air.
Dengan memahami niat dan tata cara yang benar, mandi junub dapat dilakukan sesuai syariat Islam sehingga kesucian diri terjaga dan ibadah yang dilakukan setelahnya menjadi sah. Setiap muslim perlu mengetahui dan menerapkan tata cara mandi junub dengan baik dalam kehidupan sehari-hari.(Arif)
Baca juga: Doa & Tata Cara Mandi Wajib untuk Perempuan Setelah Haid