Konten dari Pengguna

Cara Melakukan Chest Pass dalam Permainan Bola Basket dengan Teknik yang Tepat

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi jelaskan cara melakukan chest pass dalam permainan bola basket. Unsplash.com/Kenneth Schipper
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi jelaskan cara melakukan chest pass dalam permainan bola basket. Unsplash.com/Kenneth Schipper

Chest pass termasuk teknik dasar mengoper bola dalam permainan bola basket. Teknik ini adalah keterampilan pertama yang dipelajari oleh pemain pemula. Pahami teknik ini dengan menjawab soal: jelaskan cara melakukan chest pass dalam permainan bola basket!

Mengutip halaman jr.nba, teknik chest pass berfungsi menjadi dasar menguasai berbagai teknik operan yang lebih kompleks. Praktiknya dengan cara mengoper bola menggunakan kedua tangan dari depan dada menuju dada rekan satu tim.

Cara Melakukan Chest Pass dalam Permainan Bola Basket yang Harus Dikuasai Pemain

Ilustrasi jelaskan cara melakukan chest pass dalam permainan bola basket. Unsplash.com/Kenneth Schipper

Jelaskan cara melakukan chest pass dalam permainan bola basket! Berikut ini contoh jawaban untuk pertanyaan seputar teknik chest pass yang harus diperhatikan pemain:

1. Membaca Situasi Permainan

Baca situasi permainan dan tentukan apakah teknik operan tersebut sesuai dengan kondisi di lapangan. Salah satu keunggulan chest pass dibandingkan teknik operan lainnya adalah kecepatannya.

Karena bola bergerak lurus menuju rekan satu tim, teknik ini adalah cara tercepat untuk mengirimkan bola. Chest pass juga memiliki beberapa kelemahan.

Operan ini mudah dipotong oleh pemain lawan karena lintasan bolanya berada pada ketinggian dada dan bergerak lurus. Oleh sebab itu, pemain harus memastikan tidak ada lawan yang menghalangi jalur operan.

2. Mengatur Posisi Tubuh yang Benar

Perhatikan posisi tubuh ketika melakukan operan. Pertama, posisikan kedua kaki sejajar dengan jarak kira-kira selebar bahu. Kemudian pegang bola menggunakan kedua tangan di depan dada dengan posisi siku ditekuk dan tidak terlalu melebar ke samping.

Saat mulai mengoper bola, langkahkan salah satu kaki ke depan. Pemain dapat menggunakan kaki kanan atau kiri sesuai kenyamanan.

Selanjutnya, dorong tubuh dengan bertumpu pada kaki belakang untuk menghasilkan tenaga tambahan. Pastikan ujung kaki depan mengarah ke rekan satu tim yang menjadi sasaran.

3. Mengarahkan Bola

Saat mengoper bola kepada rekan yang sedang bersiap melakukan tembakan, arahkan bola ke bagian dada atau tubuh bagian atas. Area tersebut menjadi posisi yang memudahkan pemain untuk menerima bola dan segera melakukan gerakan menembak.

Saat rekan satu tim di posisi diam, mengarahkan bola menuju sasaran akan lebih mudah. Namun, situasinya berbeda ketika rekan tersebut sedang bergerak.

4. Melakukan Gerakan Lanjutan (Follow Through)

Gerakan lanjutan atau follow through adalah bagian penting dalam teknik chest pass. Gerakan ini menjaga ketepatan arah dan memberikan tenaga yang cukup pada operan.

Saat mendorong bola dari depan dada, luruskan kedua lengan ke arah sasaran. Pastikan jari-jari tangan mengarah ke posisi rekan satu tim yang menerima operan.

Kedua lengan berada dalam posisi lurus setelah bola dilepaskan. Namun, pemain tidak perlu mempertahankan gerakan lanjutan terlalu lama seperti halnya saat melakukan tembakan (jump shot).

Cara melakukan chest pass dalam permainan bola basket mengutamakan kecepatan dan ketepatan. Setelah menguasai teknik ini, pemain bisa mempelajari variasi teknik lainnya untuk mengecoh lawan dan meningkatkan efektivitas permainan tim. (Win)

Baca juga: Teknik Chest Pass Bounce Pass Overhead Pass dalam Bola Basket