Cara Menggunakan Jangka Sorong untuk Para Pelajar
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jangka sorong adalah salah satu alat ukur yang sering dipelajari dalam pelajaran Fisika dan IPA. Sehingga, banyak pelajar di sekolah yang perlu mengetahui cara menggunakan jangka sorong.
Dikutip dari digilib.polman-babel.ac.id, jangka sorong digunakan untuk mengukur panjang, diameter luar, diameter dalam, dan kedalaman suatu benda dengan tingkat ketelitian yang tinggi. Dibandingkan dengan penggaris biasa, jangka sorong mampu memberikan hasil pengukuran yang lebih presisi hingga 0,1 mm atau bahkan 0,02 mm.
Cara Menggunakan Jangka Sorong dalam Pelajaran Fisika
Agar dapat mengetahui cara menggunakan jangka sorong dengan baik, perlu dipahami bahwa jangka sorong atau vernier caliper adalah alat ukur panjang yang terdiri dari skala utama dan skala nonius. Alat ini pertama kali dikembangkan oleh Pierre Vernier dan banyak digunakan di laboratorium, bengkel, dan sekolah.
Beberapa bagian penting jangka sorong diantaranya:
Rahang luar untuk mengukur diameter luar atau ketebalan benda
Rahang dalam untuk mengukur diameter bagian dalam
Batang pengukur kedalaman untuk mengukur lubang
Sekrup pengunci untuk menahan posisi alat
Skala utama dan skala nonius untuk membaca hasil pengukuran
Di bawah ini terdapat langkah-langkah menggunakan jangka sorong yang mudah dipahami oleh para pelajar:
1. Bersihkan Alat dan Benda
Pastikan jangka sorong bersih dari debu agar hasil pengukurannya akurat. Benda yang akan diukur sebaiknya dalam keadaan bersih.
2. Buka Rahang pada Jangka Sorong
Geserlah rahang secara perlahan sampai terbuka sesuai ukuran benda yang akan diukur.
3. Letakkan Benda yang Akan Diukur
Gunakan rahang luar untuk mengukur ketebalan atau diameter luar. Kemudian gunakan rahang dalam untuk mengukur diameter bagian dalam. Selanjutnya gunakan batang kedalaman untuk mengukur kedalaman lubang.
4. Rapatkan Rahang
Geser rahang pada jangka sorong hingga menyentuh benda tanpa menekan terlalu kuat agar hasil tetap presisi.
5. Kunci Posisi
Putar pengunci jangka sorong supaya posisi rahang tidak berubah saat membaca hasil pengukuran.
6. Baca Skala
Hasil pengukuran diperoleh dari penjumlahan skala utama dan skala nonius yang sejajar. Contohnya apabila skala utama menunjukkan 2,3 cm dan skala nonius menunjukkan 0,04 cm, maka hasil akhirnya adalah 2,3 + 0,04 = 2,34 cm.
Jangka sorong memiliki banyak fungsi dalam kehidupan, diantaranya seperti mengukur diameter pipa, mengukur ketebalan buku atau koin, mengukur kedalaman botol, dan digunakan dalam praktikum sekolah dan teknik mesin.
Memahami cara menggunakan jangka sorong di atas sangat penting bagi pelajar, terutama pada mata pelajaran IPA dan Fisika. Dengan berlatih secara rutin, siswa dapat mudah membaca hasil pengukuran secara tepat dan akurat dengan alat ini. (Aya)
Baca juga: Cara Menggunakan Mendeley yang Benar untuk Para Mahasiswa