Cara Menggunakan Kompas yang Mudah Dipahami untuk Pemula
Membagikan informasi dari berbagai topik.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kompas adalah alat navigasi sederhana yang berfungsi untuk menentukan arah mata angin. Sebelum menggunakan alat kecil ini, pengguna perlu memahami cara menggunakan kompas yang benar terlebih dahulu.
Kompas dimanfaatkan oleh sebagian orang terutama pada saat berada di alam terbuka seperti gunung, hutan, dan tempat yang minim petunjuk. Meskipun saat ini sudah banyak orang yang mengandalkan teknologi GPS di ponsel, memahami penggunaan kompas tetap menjadi keterampilan dasar yang penting.
Cara Menggunakan Kompas, Alat Penunjuk Arah
Sebelum mengetahui cara menggunakan kompas, perlu dipahami bahwa kompas adalah alat yang memanfaatkan medan magnet Bumi. Jarum kompas akan selalu menunjuk ke arah utara magnetis.
Dengan melihat jarum kompas, pengguna dapat mengidentifikasi arah lainnya seperti selatan, timur, dan barat. Prinsip inilah yang membuat kompas tetap bisa digunakan meskipun tanpa baterai atau sinyal internet.
1. Bagian-Bagian Kompas
Di bawah ini ada beberapa bagian utama kompas yang perlu dikenali sebelum praktik menggunakannya:
Jarum magnet dengan ujungnya yang berwarna merah, dan biasanya menunjuk ke arah utara.
Dial atau bezel adalah lingkaran yang dapat diputar dan berisi angka derajat.
Garis indeks merupakan penunjuk angka arah.
Penanda arah mata angin dengan huruf N (North), E (East), S (South), dan W (West).
2. Cara Menggunakan Kompas bagi Pemula
Pegang kompas secara datar dengan meletakkan kompas di telapak tangan atau permukaan datar. Hal ini agar jarum kompas dapat bergerak bebas.
Jauhkan kompas dari benda logam dengan menghindari berada di dekat ponsel, jam tangan, atau benda logam lainnya. Hal ini dapat mengganggu pembacaan arah oleh kompas.
Tunggu jarum stabil dan biarkan jarum berhenti bergerak sendiri. Ujung merah jarum kompas akan menunjukkan arah utara.
Putar dial kompas pada bezel hingga huruf N sejajar dengan ujung merah jarum.
Setelah arah utara diketahui, tentukan arah tujuan. Pengguna dapat dengan mudah menentukan arah timur, selatan, dan barat.
Sebagai contoh, terdapat pengguna yang ingin berjalan ke arah timur dengan bantuan kompas. Temukan arah utara dengan kompas, kemudian lihat posisi huruf E. Putar tubuh hingga tanda arah depan mengarah ke huruf E, dan mulailah berjalan lurus.
Sedangkan untuk praktiknya, berlatihlah menggunakan kompas di area terbuka. Gunakan kompas bersama dengan peta agar lebih akurat. Kemudian pastikan kompas dalam kondisi baik dan jangan terlalu bergantung pada GPS.
Cara menggunakan kompas di atas cukup mudah untuk dipahami. Kuncinya adalah mengetahui arah utara terlebih dahulu, kemudian menyesuaikan posisi tubuh sesuai tujuan. Dengan praktik dan latihan, pengguna pemula dapat memanfaatkan fungsi kompas dengan benar, apalagi saat berpetualang atau dalam situasi darurat. (Win)
Baca juga: Cara Menggunakan Mendeley yang Benar untuk Para Mahasiswa