Cara Mengisi Surat Lamaran Kerja yang Benar agar Dilirik HRD
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara mengisi surat lamaran kerja sering kali dianggap sebagai hal sederhana, padahal dokumen ini merupakan salah satu kesan pertama yang dilihat oleh tim rekrutmen sebelum mereka mengenal lebih jauh siapa diri sendiri.
Di tengah persaingan dunia kerja yang semakin ketat, setiap pelamar tentu berharap berkas yang dikirimkan mampu menarik perhatian dan membuka peluang untuk melangkah ke tahap berikutnya.
Oleh karena itu, memahami cara menyusun surat lamaran dengan baik menjadi langkah yang tidak boleh diabaikan.
Cara Mengisi Surat Lamaran Kerja yang Menarik
Cara mengisi surat lamaran kerja yang menarik perhatian merupakan langkah penting yang tidak boleh diabaikan saat melamar pekerjaan.
Bagi banyak perusahaan, surat lamaran atau cover letter menjadi salah satu dokumen utama yang digunakan untuk menilai keseriusan dan kemampuan pelamar dalam menyampaikan informasi secara profesional.
Oleh karena itu, surat lamaran perlu disusun dengan bahasa yang jelas, rapi, serta memuat informasi yang relevan dengan posisi yang dituju.
Selain membantu memperkenalkan latar belakang secara singkat, surat lamaran juga dapat memberikan gambaran mengenai pengalaman, pendidikan, dan motivasi untuk bergabung dengan perusahaan.
Agar surat yang dibuat lebih efektif dan mudah dipahami oleh pihak perekrut, setiap bagian perlu ditulis secara terstruktur dan disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan.
Berikut adalah beberapa cara mengisi surat lamaran kerja sebagaimana dikutip dari laman karir.itb.ac.id:
Cantumkan nama perusahaan yang dituju dengan benar dan pastikan tidak terjadi kesalahan penulisan.
Tujukan surat kepada pihak yang berwenang, seperti nama dan jabatan penerima apabila informasi tersebut tersedia.
Sebutkan sumber informasi lowongan pekerjaan pada bagian pembukaan, baik dari surat kabar, internet, maupun rekomendasi dari seseorang.
Jelaskan secara singkat posisi atau pekerjaan yang sedang dijalani saat ini beserta pencapaian yang relevan dengan posisi yang dilamar.
Sertakan informasi pendidikan secara ringkas, terutama pendidikan terakhir atau latar belakang yang mendukung pekerjaan tersebut.
Tuliskan hanya pengalaman dan kemampuan yang berkaitan dengan posisi yang dilamar agar isi surat tetap fokus dan efektif.
Gunakan bahasa yang sederhana, jelas, dan mudah dipahami tanpa menggunakan kalimat yang terlalu panjang.
Jaga agar surat lamaran tidak melebihi satu halaman sehingga lebih nyaman dibaca oleh perekrut.
Buat surat menggunakan program komputer agar tampilannya lebih rapi, bersih, dan profesional.
Hindari penggunaan tulisan tangan serta cairan koreksi yang dapat mengurangi kerapian dokumen.
Pada bagian penutup, sampaikan ketertarikan terhadap posisi yang dilamar dan informasikan waktu yang memungkinkan untuk dihubungi dalam proses seleksi berikutnya.
Akhiri surat dengan ucapan terima kasih sebagai bentuk penghargaan kepada pihak yang telah meluangkan waktu untuk membaca lamaran.
Sebelum dikirim, baca kembali seluruh isi surat untuk memastikan tidak terdapat kesalahan ejaan, tata bahasa, maupun pengulangan kata yang tidak diperlukan.
Manfaatkan fitur pemeriksa ejaan dan tata bahasa pada program pengolah kata guna membantu menghasilkan surat yang lebih baik.
Dengan memperhatikan setiap unsur tersebut, surat lamaran kerja dapat tersusun secara lebih terarah, profesional, dan mampu menyampaikan informasi penting yang dibutuhkan oleh perusahaan dalam proses seleksi calon karyawan. (DANI)
Baca juga: Cara Mendarat yang Benar dalam Lompat Jauh adalah Apa? Ini Penjelasannya