Cara Menulis Daftar Pustaka dari Buku Sesuai Aturan yang Baku
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara menulis daftar pustaka dari buku tidak bisa sembarangan. Ada aturan yang diterapkan untuk beberapa alasan, mulai dari menghargai karya penulis buku hingga menjaga nilai integritas akademik.
Format daftar pustaka di setiap jenis sumber sudah dibuat seragam. Unsur utama yang ditulis yaitu, nama penulis, tahun terbit, penerbit, dan judul buku atau karya ilmiah yang dijadikan sumber rujukan.
Tata Cara Menulis Daftar Pustaka dari Buku Sesuai Aturan
Mengutip buku Bahasa Indonesia, Nani Darmayanti (2008:38), daftar pustaka ditulis secara alfabetis, sesuai huruf pertama nama penulis. Lalu, bagaimana cara menulis daftar pustaka dari buku?
1. Nama Penulis Ditulis Terbalik
Saat menulis daftar pustaka, nama penulis ditulis terbalik. Maksudnya adalah nama belakang ditulis di awal, kemudian diikuti dengan nama depan.
Contoh:
Sinta Dwi Maryani ditulis Maryani, Sinta Dwi.
Raka Bramasta ditulis Bramasta, Raka.
2. Aturan Penulisan Nama Jika Lebih dari Dua Orang
Jika buku dikarang oleh lebih dari dua orang, maka yang dimasukkan dalam daftar pustaka adalah nama penulis pertama. Namun, jangan lupa untuk menyertakan dkk.
(dan kawan-kawan) atau et all. (dan lain-lain).
Contoh:
Raka, Aiman (dkk). 2013. Berkebun Cabai Setan. Jakarta: Media Bersuara.
3. Aturan Penulisan Nama untuk Dua Orang
Berbeda dengan sebelumnya, apabila pengarangnya hanya dua orang, maka seluruhnya harus dicantumkan di daftar pustaka. Akan tetapi, untuk nama yang ditulis secara terbalik adalah nama pertama.
Contoh:
Iman, Ali dan Subagyo Tejo. 2025. Berkebun di Teras. Bandung: Pres.
4. Perhatikan Aturan Bakunya
Daftar pustaka tidak perlu ditulis dengan menyertakan nomor urut. Selain itu, beri garis bawah atau gunakan format italic saat menuliskan judul buku.
5. Baris Kedua Beri Satu Tab
Baris pertama ditulis lurus garis tepi, sementara untuk baris kedua harus ditulis menjorok sekitar satu tab pada komputer.
Perlu diingat, jarak baris pertama dengan baris kedua yang masih kelanjutannya, adalah spasi rapat. Adapun, jarak antara sumber satu dengan lainnya dipisahkan spasi ganda.
Berdasarkan penjelasan di atas, penulisan daftar pustaka dapat berpatokan pada rumus berikut:
Nama penulis (dibalik). Tahun terbit. Judul buku. Kota terbit: Penerbit.
Demikian pembahasan seputar cara menulis daftar pustaka dari buku yang patut diterapkan. Pastikan tidak menuliskannya secara sembarangan agar tidak perlu melakukan revisi. (NOV)
Baca juga: Cara Mengutip dari Jurnal dengan Benar dan Sesuai Aturan