Cara Naik Lift dengan Aman
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara naik lift, hal yang sangat sederhana karena hampir setiap hari banyak orang menggunakannya di pusat perbelanjaan, perkantoran, apartemen, hotel, maupun rumah sakit.
Namun, di balik kemudahan yang ditawarkan oleh fasilitas modern ini, terdapat sejumlah kebiasaan dan etika yang penting untuk dipahami agar perjalanan menjadi lebih nyaman bagi semua pengguna.
Lift bukan hanya sekadar alat transportasi vertikal yang menghubungkan satu lantai ke lantai lainnya, melainkan juga ruang bersama yang digunakan oleh banyak orang dengan kebutuhan dan tujuan yang berbeda-beda.
Cara Naik Lift dengan Etika yang Baik
Cara Naik Lift perlu dipahami, terutama bagi yang belum terbiasa menggunakan fasilitas ini di gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, maupun bangunan bertingkat lainnya.
Meskipun terlihat sederhana, penggunaan lift tetap memerlukan perhatian agar perjalanan berlangsung lancar dan nyaman.
Berikut cara naik lift yang dikutip dari laman rri.co.id:
1. Berdiri di Depan Lift
Langkah pertama adalah berdiri di depan lift dan menekan tombol bergambar segitiga sesuai arah tujuan. Jika ingin menuju lantai yang lebih tinggi, tekan tombol segitiga yang mengarah ke atas.
Sebaliknya, apabila berada di lantai atas dan ingin turun, tekan tombol segitiga yang mengarah ke bawah.
2. Menunggu Lift Tiba
Setelah tombol ditekan, tunggu hingga lift tiba di lantai tempat berada. Waktu tunggu dapat berbeda-beda tergantung posisi lift saat itu.
Sebagai contoh, jika lift masih berada di lantai paling atas sementara posisi berada di lantai dasar, maka perlu menunggu hingga lift mencapai lantai tersebut.
3. Masuk ke Dalam Lift
Ketika lift telah berhenti dan pintu terbuka secara otomatis, segera masuk ke dalam kabin. Langkah ini penting karena pintu lift akan menutup kembali secara otomatis setelah beberapa saat.
Apabila masih ada penumpang yang sedang masuk, pintu dapat ditahan agar tidak tertutup sebelum seluruh penumpang berhasil masuk dengan aman.
4. Menekan Tombol Lantai Tujuan
Setelah berada di dalam lift, tekan tombol yang menunjukkan lantai tujuan. Umumnya, setiap tombol diberi nomor sesuai jumlah lantai pada gedung tersebut.
Misalnya, pada gedung dengan 10 lantai, tersedia tombol bernomor 1 hingga 10. Pilih nomor lantai yang ingin dituju agar lift dapat mengantarkan ke lokasi yang sesuai.
5. Menutup Pintu Lift Setelah Penumpang Keluar
Dalam beberapa kondisi, lift digunakan bersama penumpang lain yang memiliki tujuan berbeda. Sebagai contoh, seseorang akan turun di lantai 20, sedangkan tujuan berikutnya berada di lantai 50.
Saat lift berhenti di lantai 20, pintu akan terbuka secara otomatis untuk memberi kesempatan penumpang keluar. Setelah proses tersebut selesai, pintu dapat ditutup kembali secara manual dengan menekan tombol bergambar dua pasang segitiga yang saling berhadapan.
6. Keluar dari Lift dengan Aman
Ketika lift telah sampai di lantai tujuan, pintu akan terbuka secara otomatis. Saat hendak keluar, pastikan proses keluar dilakukan dengan aman.
Pintu lift juga perlu diperhatikan agar tidak menutup secara tiba-tiba ketika masih ada orang yang sedang melintas atau keluar dari dalam lift. Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, penggunaan lift dapat dilakukan dengan lebih tertib dan nyaman. (KIKI)
Baca juga: Cara Cek Kuota Telkomsel via SMS dan Alternatif Lainnya