Konten dari Pengguna

Cara Sholat Qobliyah Subuh: Niat, Tata Cara, dan Keutamaannya

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara sholat qobliyah Subuh . Foto: Unsplash/Masjid Pogung Raya
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara sholat qobliyah Subuh . Foto: Unsplash/Masjid Pogung Raya

Cara sholat qobliyah Subuh merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan untuk dilakukan sebelum menunaikan salat Subuh. Salat ini dikenal juga sebagai salat sunnah fajar yang memiliki nilai keutamaan sangat besar di sisi Allah Swt.

Dalam kehidupan sehari-hari, banyak umat Islam berusaha menjaga amalan ini karena termasuk sunah muakkad yang jarang ditinggalkan oleh Rasulullah saw.

Dengan melaksanakan salat qobliyah Subuh secara rutin, seseorang tidak hanya memperoleh pahala, tetapi juga merasakan ketenangan batin serta keberkahan dalam memulai aktivitas di pagi hari dengan hati yang lebih khusyuk dan damai.

Cara Sholat Qobliyah Subuh, Penentu Sahnya Ibadah

Ilustrasi Cara sholat qobliyah Subuh . Foto: Unsplash//Annas Arfnahri

Cara sholat qobliyah Subuh diawali dengan membaca niat di dalam hati sebelum takbiratul ihram. Niat ini menjadi penentu sahnya ibadah yang dilakukan.

Berdasarkan penjelasan dari laman baznas.go.id, niat salat sunah qobliyah Subuh berbunyi “Usholli sunnatal fajri rak’ataini qobliyyatan lillahi ta’ala” yang berarti melaksanakan salat sunah sebelum Subuh dua rakaat karena Allah Ta’ala.

Setelah niat, dilanjutkan dengan takbiratul ihram dan membaca doa iftitah sebagaimana salat pada umumnya. Selanjutnya membaca Surah Al-Fatihah yang dilanjutkan dengan surah pendek. Dalam praktiknya, salat ini dilakukan secara ringkas, sehingga dianjurkan membaca surah yang tidak terlalu panjang.

Kemudian dilanjutkan dengan gerakan rukuk, iktidal, sujud, duduk di antara dua sujud, hingga berdiri kembali untuk rakaat kedua. Pada rakaat kedua, urutannya sama seperti rakaat pertama, dimulai dari membaca Al-Fatihah hingga sujud kedua.

Setelah itu, dilakukan tasyahud akhir dan diakhiri dengan salam. Dalam laman baznas.go.id juga dijelaskan bahwa Rasulullah saw sangat menjaga salat sunnah ini dan tidak pernah meninggalkannya, baik dalam keadaan safar maupun tidak.

Bahkan, terdapat hadis yang menyebutkan bahwa dua rakaat salat sunnah fajar lebih baik daripada dunia dan seisinya. Hal ini menunjukkan betapa besarnya keutamaan salat qobliyah Subuh bagi setiap muslim yang mengerjakannya dengan penuh keikhlasan dan kekhusyukan.

Cara sholat qobliyah Subuh sebaiknya dilakukan secara konsisten agar memperoleh keutamaan yang maksimal. Dengan membiasakan ibadah ini, hati menjadi lebih tenang, iman semakin kuat, serta kehidupan sehari-hari terasa lebih berkah dan penuh makna.(Arif)

Baca juga: Tata Cara Sholat Idul Fitri yang Benar Lengkap dengan Niat