Cara Sujud Sahwi yang Benar Sesuai Sunnah
Membagikan informasi dari berbagai topik.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Informasi tata cara sujud sahwi penting bagi umat Muslim yang ingin memastikan ibadah salatnya tetap terjaga dengan baik meskipun terjadi kekeliruan kecil saat menjalankannya.
Dalam kehidupan sehari-hari, manusia tentu tidak luput dari lupa, termasuk ketika sedang melaksanakan salat yang menuntut kekhusyukan penuh.
Memahami tata cara yang benar dalam memperbaiki kesalahan menjadi bagian dari upaya menjaga kesempurnaan ibadah.
Tata Cara Sujud Sahwi untuk Menjaga Kesempurnaan Salat
Cara Sujud Sahwi merupakan salah satu bentuk penyempurnaan salat ketika terjadi kelalaian atau keraguan dalam pelaksanaannya.
Tata caranya hampir sama dengan sujud biasa, sehingga tidak menimbulkan kesulitan tambahan bagi yang menjalankannya.
Sujud ini dilakukan sebanyak dua kali dengan bacaan yang sama seperti sujud dalam salat, baik sebelum salam maupun sesudah salam, sesuai dengan kondisi yang terjadi berdasarkan tuntunan hadis.
Kesederhanaan ini menunjukkan bahwa Islam memberikan kemudahan dalam memperbaiki kekurangan ibadah tanpa memberatkan.
Dalam pelaksanaannya, sujud sahwi tidak memerlukan ritual yang panjang maupun doa khusus yang berbeda dari sujud biasa.
Berikut beberapa kondisi dan cara pelaksanaan sujud sahwi yang perlu dipahami, sebagaimana dikutip dari laman ums.ac.id:
Jika penyebab kelalaian diketahui sebelum salam, maka sujud sahwi dilakukan sebelum salam.
Jika kesalahan baru diketahui setelah salam, maka sujud sahwi dilaksanakan sesudah salam.
Apabila ragu mengenai jumlah rakaat atau sujud, pilihlah jumlah yang paling sedikit karena dianggap lebih meyakinkan.
Jika terjadi kelebihan rakaat atau kesalahan gerakan lainnya, sujud sahwi dilakukan sesuai waktu disadarinya kesalahan, sebelum atau sesudah salam.
Jika terjadi kekurangan rakaat, rakaat yang kurang harus ditambahkan terlebih dahulu, lalu sujud sahwi dilakukan sesuai ketentuan.
Jika lupa tasyahud awal atau akhir tetapi belum berdiri sempurna, maka kembali duduk untuk tasyahud tanpa perlu sujud sahwi.
Jika sudah berdiri sempurna saat lupa tasyahud, salat diteruskan hingga selesai, lalu sujud sahwi dilakukan sebelum salam.
Memahami tata cara sujud sahwi ini membantu menjaga ketenangan saat beribadah, sehingga setiap kekeliruan dapat diperbaiki dengan benar sesuai sunnah Rasulullah saw.
Dengan pengetahuan yang tepat, salat tetap dapat disempurnakan tanpa rasa bingung ataupun berlebihan. (KIKI)
Baca juga: Formal Attire adalah Apa? Panduan Lengkap Berbusana Resmi agar Tampil Elegan