Konten dari Pengguna

Ciri Khas Papeda: Makanan Khas Papua yang Unik dan Sehat

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Ciri khas papeda . Foto: Unsplash/Surya Prakosa
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ciri khas papeda . Foto: Unsplash/Surya Prakosa

Ciri khas papeda menjadikan makanan tradisional ini sebagai salah satu kuliner yang identik dengan Papua. Hidangan yang dibuat dari sagu tersebut memiliki penampilan yang berbeda dibandingkan makanan pokok lainnya karena teksturnya sangat kental, lengket, dan berwarna putih bening menyerupai lem.

Meskipun tampil sederhana, papeda menyimpan nilai budaya yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. Selain itu, makanan ini juga dikenal memiliki kandungan gizi yang baik.

Dikutip dari laman rri.co.id, papeda merupakan makanan pokok masyarakat di Papua, Maluku, serta beberapa wilayah di Sulawesi. Kandungan serat yang cukup tinggi dan kadar kolesterol yang rendah membuat papeda menjadi salah satu pilihan sumber karbohidrat yang lebih sehat.

Ciri Khas Papeda, Kuah Ikan dengan Cita Rasa Khas

Ilustrasi Ciri khas papeda . Foto: Unsplash/John Matthew Flores

Papeda memiliki karakter yang membedakannya dari berbagai makanan pokok lainnya di Indonesia. Keunikan tersebut tidak hanya terlihat dari bahan bakunya, tetapi juga dari tekstur, cara penyajian, hingga pendamping yang biasa disajikan bersama hidangan ini.

Mengutip laman RRI, berikut beberapa ciri khas papeda:

  • Terbuat dari tepung sagu yang dimasak hingga mengental.

  • Memiliki tekstur yang sangat kental, kenyal, dan lengket.

  • Berwarna putih bening menyerupai lem.

  • Memiliki rasa yang cenderung tawar.

  • Biasanya disajikan bersama ikan kuah kuning berbumbu kunyit.

  • Jenis ikan yang umum digunakan sebagai pelengkap antara lain ikan tongkol, tuna, dan mubara.

  • Perpaduan papeda dengan kuah ikan menghasilkan cita rasa khas yang menjadi bagian dari tradisi kuliner masyarakat di wilayah timur Indonesia.

  • Sagu sebagai bahan utama juga diolah menjadi berbagai makanan tradisional lain, seperti sagu lempeng, sagu bakar, dan sagu bola.

  • Kaya serat dan memiliki kadar kolesterol yang rendah sehingga menjadi salah satu sumber karbohidrat yang lebih sehaT

Papeda bukan sekadar makanan khas Papua, melainkan juga bagian dari warisan kuliner Indonesia yang mencerminkan kekayaan budaya masyarakat di wilayah timur.

Teksturnya yang unik, penggunaan sagu sebagai bahan utama, serta penyajiannya bersama ikan kuah kuning menjadi ciri khas yang tetap dipertahankan hingga sekarang.

Selain memiliki nilai budaya, papeda juga dikenal sebagai makanan yang menawarkan kandungan gizi dan menjadi sumber energi bagi masyarakat setempat.(Fifah)

Baca juga: Bandeng Presto, Ciri Khas Makanan dari Semarang