Konten dari Pengguna

Contoh Berita Singkat yang Mengandung Unsur 5W+1H tentang Banjir

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Berita Singkat yang Mengandung Unsur 5W+1H tentang Banjir, Foto: Unsplash/Roman Kraft
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Berita Singkat yang Mengandung Unsur 5W+1H tentang Banjir, Foto: Unsplash/Roman Kraft

Contoh berita singkat yang mengandung unsur 5W+1H tentang banjir menjadi salah satu bahan pembelajaran yang menarik untuk memahami bagaimana peristiwa disampaikan secara ringkas, jelas, dan informatif.

Dikutip dari Waspada Banjir: Panduan Menghadapi Ancaman Bencana, oleh BPBD (2025), dalam situs bpbd.bandungkab.go.id, banjir merupakan salah satu bencana alam paling umum yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia.

Peristiwa ini terjadi ketika air menggenangi area yang biasanya kering dalam jangka waktu tertentu, mengganggu aktivitas masyarakat dan bahkan menimbulkan kerugian besar, baik materiil maupun korban jiwa.

Contoh Berita Singkat yang Mengandung Unsur 5W+1H tentang Banjir Sebagai Bencana Alam

Ilustrasi Contoh Berita Singkat yang Mengandung Unsur 5W+1H tentang Banjir, Foto: Unsplash/Liana S

Contoh berita singkat yang mengandung unsur 5w+1h tentang banjir yaitu sebagai berikut:

1. Judul Berita

Contoh judulnya yaitu: “Banjir di Sejumlah Wilayah Kabupaten Bandung Mulai Surut”

2. Kepala Berita

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung melaporkan bahwa banjir yang melanda sejumlah wilayah sejak Jumat (7/3) mulai berangsur surut.

Banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut dan menyebabkan sungai meluap hingga menggenangi permukiman warga.

3. Tubuh Berita

Banjir berdampak pada beberapa kecamatan, di antaranya Dayeuhkolot, Baleendah, dan Bojongsoang. Genangan air mengganggu aktivitas masyarakat serta menyebabkan sejumlah rumah dan fasilitas umum terendam.

Hingga Senin (10/3), petugas masih melakukan pendataan terhadap warga terdampak dan kerusakan yang ditimbulkan. Beberapa warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman karena air sempat memasuki rumah mereka.

Pemerintah daerah bersama BPBD dan relawan melakukan penanganan dengan mengevakuasi warga, menyalurkan bantuan kebutuhan pokok, serta membersihkan sisa material banjir. Petugas juga memantau ketinggian air sungai untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat agar mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat meningkatkan risiko banjir di wilayah tersebut.

4. Ekor Berita

Pemerintah menghimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama bagi warga yang tinggal di sekitar sungai dan daerah rawan banjir. Warga juga diminta memantau informasi cuaca resmi serta segera mencari tempat aman apabila kondisi air kembali meningkat.

5. Penjelasan Unsur 5W+1H

Penjelasan untuk unsur 5w+1h yaitu sebagai berikut:

  1. What (Apa): Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bandung mulai berangsur surut.

  2. Who (Siapa): BPBD Kabupaten Bandung, pemerintah daerah, BMKG, dan relawan yang terlibat dalam penanganan banjir.

  3. When (Kapan): Banjir mulai surut pada Senin, 10 Maret.

  4. Where (Di mana): Kabupaten Bandung, khususnya Kecamatan Dayeuhkolot, Baleendah, dan Bojongsoang.

  5. Why (Mengapa): Banjir terjadi akibat hujan deras yang menyebabkan sungai meluap dan menggenangi pemukiman warga.

  6. How (Bagaimana): BPBD bersama pemerintah daerah dan relawan melakukan evakuasi warga, menyalurkan bantuan, membersihkan material banjir, serta memantau ketinggian air sungai untuk mengantisipasi banjir susulan.

Melalui pemberitaan yang tepat, khususnya tentang banjir ini, pembaca dapat memperoleh informasi penting mengenai kejadian tersebut tanpa harus membaca uraian yang terlalu panjang. (IF)

Baca juga: Gotong Royong Didorong oleh Kodrat Manusia dalam Kehidupan Sosial