Contoh Campuran Heterogen adalah? Ini Sifat dan Ciri-Cirinya
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh campuran heterogen adalah materi yang terdiri dari dua zat atau lebih dan masing-masing memiliki sifat aslinya. Materi pembahasan ini bisa ditemukan oleh siswa di mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam kelas VII.
Dikutip dari kalsel.kemenag.go.id, campuran heterogen adalah campuran dua bahan yang penyusunannya tidak seragam atau tidak sama. Sebaliknya, campuran homogen adalah semua bagian campuran yang memiliki susunan sama dan campuran ini disebut larutan.
Contoh Campuran Heterogen adalah Pasir dan Air
Dikutip dari buku Ilmu Pengetahuan Alam SMP/MTs Kelas VII Semester I, Wahono Widodo dkk, 2017, 109, salah satu contoh campuran heterogen adalah campuran antara pasir dan air.
Campuran tersebut tentu berbeda dengan larutan gula. Pada campuran pasir dan air, mata manusia dapat membedakan yang mana pasir dan air.
Campuran heterogen dapat terjadi karena zat yang tidak dapat bercampur satu dengan lain secara sempurna, sehingga nantinya tetap dapat dikenali zat penyusun campurannya.
Dengan begitu, pada campuran heterogen dapat dilihat bahwa seluruh bagian campuran ini tidak memiliki komposisi yang sama dan tidak serba sama.
Perbedaan pada unsur, senyawa, dan campuran dapat dilihat dari jenis zat penyusunnya, kemampuan untuk terurai, serta perbandingan masing-masing zat penyusunnya.
Unsur adalah zat tunggal yang tersusun atas satu jenis atom saja. Karena terdiri atas satu jenis atom, unsurnya tidak bisa diuraikan lagi menjadi zat yang lebih sederhana melalui reaksi kimia biasa. Contohnya pada unsur besi (Fe), emas (Au), oksigen (O₂), dan karbon (C).
Senyawa juga dapat tergolong zat tunggal, namun berbeda dengan unsur. Ini karena senyawa tersusun atas dua jenis atom atau lebih yang bergabung melalui proses kimia.
Senyawa juga bisa diuraikan menjadi zat-zat penyusunnya melalui reaksi kimia. Selain itu, unsur-unsur penyusun senyawa lainnya memiliki perbandingan massa yang tetap.
Contohnya pada air (H₂O) yang selalu tersusun dari hidrogen dan oksigen dalam perbandingan tertentu. Sehingga sifat air dapat berbeda dari sifat hidrogen atau oksigen penyusunnya.
Sementara itu, campuran heterogen bukan zat tunggal, campuran ini adalah gabungan dua zat atau lebih yang bercampur tanpa membentuk zat baru lewat ikatan reaksi kimia.
Campuran heterogen dapat terdiri atas berbagai jenis atom atau molekul dan perbandingan zat penyusunnya yang tidak tetap. Oleh sebab itu, komposisi suatu campuran tentu akan berbeda-beda.
Contoh campuran heterogen adalah berbagai zat dengan sifat dan larutan berbeda. Zat-zat penyusun campuran tersebut pada umumnya dapat dipisahkan menggunakan metode fisika seperti penyaringan, penguapan, atau distilasi. (Aya)
Baca juga: Contoh Perubahan Kimia adalah Apa? Ini Penjelasan dan Contohnya