Golongan Surah dari Surah Al-Alaq dalam Al-Qur'an Berdasarkan Tempat Turunnya
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Surah Al-Alaq termasuk golongan surah apa? Pertanyaan ini berkaitan dengan klasifikasi surah dalam Al-Qur’an yang dibedakan menjadi surah Makkiyah dan Madaniyah.
Setiap surah memiliki nama, jumlah ayat, serta kandungan yang menjadi bagian penting dalam ajaran Islam.
Tentang Ilmu Pengetahuan, Surah Al-Alaq termasuk Golongan Surah Apa?
Dikutip dari quran.com, surah Al-Alaq termasuk golongan surah Makkiyah, yaitu surah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw. sebelum hijrah ke Madinah.
Surah ini merupakan surah ke-96 dalam Al-Qur’an, terdiri atas 19 ayat, dan berada di Juz 30. Nama Al-Alaq berarti segumpal darah, merujuk pada penciptaan manusia yang disebutkan dalam ayat kedua.
Lima ayat pertama Surah Al-Alaq dikenal sebagai wahyu pertama yang diterima Nabi Muhammad saw. melalui Malaikat Jibril di Gua Hira. Ayat-ayat tersebut diawali dengan kata Iqra’ yang berarti “bacalah”.
Perintah membaca ini menekankan pentingnya ilmu pengetahuan serta kegiatan belajar dalam kehidupan manusia. Wahyu tersebut juga mengingatkan bahwa proses mencari ilmu perlu dilakukan dengan menyebut nama Allah sebagai Tuhan yang menciptakan.
Ayat pertama hingga kelima menjelaskan penciptaan manusia, kemuliaan Allah, dan peran pena sebagai sarana belajar. Pada ayat keempat, Allah menerangkan bahwa Dia mengajarkan manusia dengan perantaraan pena.
Ayat kelima kemudian menegaskan bahwa manusia memperoleh pengetahuan tentang hal-hal yang sebelumnya tidak diketahui.
Rangkaian ayat ini menunjukkan pentingnya membaca, menulis, dan mempelajari sesuatu sebagai bagian dari perkembangan pengetahuan.
Ayat keenam hingga kedelapan membahas kecenderungan manusia melampaui batas ketika merasa dirinya berkecukupan. Bagian ini mengingatkan bahwa kekayaan atau kemampuan tidak seharusnya membuat seseorang bersikap sombong dan melupakan tanggung jawab kepada Allah.
Ayat kedelapan menegaskan bahwa tempat kembali manusia adalah kepada Tuhannya. Pesan tersebut mengajak manusia untuk menyadari keterbatasan diri dan tidak menjadikan keberhasilan duniawi sebagai alasan untuk mengabaikan nilai agama.
Ayat kesembilan hingga kedelapan belas menguraikan perilaku seseorang yang melarang hamba Allah melaksanakan salat. Bagian ini memberikan peringatan terhadap tindakan menghalangi ibadah dan mendustakan kebenaran.
Allah mengetahui setiap perbuatan manusia, sehingga kekuasaan atau dukungan dari kelompok tertentu tidak dapat dijadikan alasan untuk bertindak sewenang-wenang.
Ayat terakhir, yaitu ayat ke-19, berisi perintah agar tidak mematuhi orang yang menghalangi kebenaran, melainkan tetap bersujud dan mendekatkan diri kepada Allah. Ayat ini menegaskan pentingnya keteguhan dalam beribadah meskipun menghadapi hambatan.
Sebagai penutup, surah Al-Alaq termasuk golongan surah Makkiyah yang terdiri atas 19 ayat dan memiliki kedudukan penting dalam sejarah turunnya wahyu Al-Qur’an.
Kandungannya mengajarkan pentingnya ilmu pengetahuan, kerendahan hati, ketaatan, dan keteguhan dalam menjalankan ibadah. (Suc)
Baca Juga: Niat Puasa Daud Tahunan dan Ketentuan Ibadahnya