Hadits Sholat Tiang Agama: Matan dan Maknanya bagi Umat Islam
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Banyak ayat dalam Al Quran yang menjelaskan tentang perintah salat dan keutamaannya. Bahkan terdapat juga hadits sholat tiang agama yang maknanya perlu juga diketahui oleh umat Islam.
Hal ini mengingat salat merupakan perkara yang sangat penting dan dapat dijadikan pembeda antara seorang muslim dan non muslim.
Matan Hadits Sholat Tiang Agama dan Maknanya
Sebelum membahas lebih jauh mengenai makna hadits sholat tiang agama, di bawah ini akan diberikan matan atau redaksi dari Hadis Riwayat Tirmidzi no. 2616 dan Ibnu Majah no. 3973 :
Dari Mu’adz bin Jabal, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
رَأْسُ الأَمْرِ الإِسْلاَمُ وَعَمُودُهُ الصَّلاَةُ
Artinya: “Inti (pokok) segala perkara adalah Islam dan tiangnya (penopangnya) adalah shalat.” (Menurut Al Hafizh Abu Thohir hadis ini hasan).
Ust Muhammad Abduh Tuasikal, MSc menjelaskan bahwa salat dalam agama Islam adalah sebagai tiang penopang yang menegakkan kemah. Kemah tersebut bisa roboh dengan patahnya tiangnya.
Dalam kitab Bulughul Maram, dijelaskan bahwa dalam banyak hadis Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah memberikan peringatan kepada orang yang meninggalkan salat mereka akan menjadi kafir.
Mengutip laman mui.or.id, jika orang sudah tidak salat, rusak semuanya. Kehidupannya rusak, agamanya rusak. Bahkan tidak ada keberkahan dan ketenangan dalam hidupnya.
Selain itu ancaman bagi orang yang meninggalkan salat adalah neraka saqor. Namun sayangnya di zaman ini banyak orang yang dengan mudah merobohkan tiang agama mereka sendiri.
Bukan hanya karena kelalaian dan kebodohan mereka tentang ilmu agama, tetapi juga karena hawa nafsu atau lebih mementingkan kehidupan dunia.
Tidak jarang banyak yang di bulan Ramadhan berpuasa, tetapi mereka tidak menjalankan salat lima waktu, sehingga puasa mereka menjadi sia-sia.
Dengan memahami makna hadits sholat tiang agama, diharapkan kesadaran umat muslim dalam menjaga salat yang merupakan amalan paling penting akan kembali hadir.
Umat Islam juga harus berhati-hati ketika ingin meninggalkan salat karena perbuatan tersebut bisa membawa mereka pada neraka dan menjerumuskan mereka pada kekafiran. (NOV)
Baca juga: Fardhu Kifayah adalah Apa? Simak Penjelasannya Berikut Ini