Kapur Tohor adalah Material Serbaguna dengan Beragam Fungsi, Simak di Sini
Membagikan informasi dari berbagai topik.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kapur tohor adalah material yang memiliki peran penting dalam proses pengelolaan lingkungan, khususnya pada pengolahan air asam tambang.
Kapur tohor adalah material serbaguna dengan beragam fungsi dan kegunaan, berikut ini adalah penjelasan mengenai pengertian fungsi, hingga kegunaannya.
Fungsi dan Kegunaan Kapur Tohor dalam Pengelolaan Air
Kapur tohor adalah material yang dapat dimanfaatkan sebagai media penetralan air asam tambang. Penggunaannya berperan dalam membantu meningkatkan pH air yang berada pada kondisi asam, sehingga proses pengolahan dapat berlangsung dengan lebih terarah.
Pemanfaatan material ini menjadi bagian dari metode pengolahan aktif yang dilakukan untuk mengendalikan tingkat keasaman air hasil kegiatan pertambangan.
Dikutip dari laman resmi Jurnal Humaniora & Sosial Sains. Penelitian tersebut menjelaskan penggunaan kapur tohor dalam pengelolaan air asam tambang di PT Bumi Merapi Energi Lahat dengan metode pengolahan aktif.
Penerapannya diarahkan untuk membantu menaikkan pH air sehingga kondisi air menjadi lebih sesuai dengan ketentuan kualitas lingkungan.
Air asam tambang terbentuk sebagai salah satu dampak kegiatan pertambangan dan perlu dikelola agar tidak memberikan pengaruh terhadap lingkungan sekitar.
Pada proses pengolahan, kapur tohor digunakan sebagai bahan penetral yang ditambahkan ke dalam air dengan kondisi asam.
Jumlah penggunaannya tidak ditentukan secara sembarangan karena kebutuhan kapur berkaitan dengan tingkat keasaman air yang akan diolah.
Penentuan kebutuhan tersebut dilakukan melalui pengukuran pH pada bagian inlet dan outlet kolam pengolahan. Pengukuran dilakukan menggunakan pH meter secara berkala untuk mengetahui perubahan kondisi air setelah proses penetralan.
Data pH kemudian dapat menjadi dasar dalam menentukan jumlah kapur tohor yang diperlukan agar proses pengolahan berlangsung secara efektif.
Penerapan kapur tohor juga menunjukkan bahwa pengelolaan lingkungan dalam kegiatan pertambangan tidak hanya berkaitan dengan aktivitas produksi, tetapi mencakup pengendalian kualitas air setelah kegiatan berlangsung.
Penggunaan bahan penetral yang disertai pemantauan pH membantu proses pengolahan dilakukan secara lebih terukur. Dengan pendekatan tersebut, kebutuhan material dapat disesuaikan dengan kondisi air dan tujuan pengolahan.
Kapur tohor adalah material serbaguna dengan beragam fungsi dan kegunaan, terutama sebagai bahan penetral dalam pengelolaan air asam tambang, sehingga penggunaannya perlu disesuaikan dengan kondisi pH dan kebutuhan proses pengolahan.
Baca juga: Apa itu Truk ODOL? Kenali Istilah, Dampak, dan Bahayanya di Jalan Raya