Konten dari Pengguna

Kenapa Benda Terlihat Lebih Besar di Dalam Air? Ini Penyebabnya

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kenapa Benda Terlihat Lebih Besar di Dalam Air, Foto:Unsplash/Andy Quezada
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kenapa Benda Terlihat Lebih Besar di Dalam Air, Foto:Unsplash/Andy Quezada

Kenapa benda terlihat lebih besar di dalam air, padahal ukurannya tetap sama? Peristiwa ini berkaitan dengan cara cahaya bergerak dan bagaimana mata menerima cahaya yang datang dari benda.

Karena itu, sesuatu yang berada di dalam air dapat memberikan kesan seolah-olah letaknya lebih dekat dan ukurannya lebih besar.

Untuk memahami mengapa hal tersebut bisa terjadi, diperlukan sedikit pemahaman mengenai perjalanan cahaya ketika melewati dua lingkungan yang berbeda.

Kenapa Benda Terlihat Lebih Besar di Dalam Air?

Ilustrasi Kenapa Benda Terlihat Lebih Besar di Dalam Air, Foto:Unsplash/David Becker

Kenapa benda terlihat lebih besar di dalam air dapat dijelaskan melalui peristiwa pembiasan atau refraksi cahaya.

Ketika cahaya dari benda di dalam air bergerak menuju udara sebelum sampai ke mata, arah rambatnya mengalami perubahan.

Perubahan tersebut terjadi karena air dan udara memiliki indeks bias yang berbeda. Akibatnya, cahaya yang diterima mata tidak bergerak dalam arah yang sama seperti ketika masih berada di dalam air.

Dikutip dari laman homework.study.com, pembiasan cahaya membuat posisi benda tampak berbeda dari keadaan sebenarnya. Mata menangkap cahaya yang telah membelok, kemudian memperkirakan benda seolah-olah berada lebih dekat.

Karena posisi benda terlihat lebih dekat, ukurannya pun dapat tampak lebih besar daripada ukuran sebenarnya. Padahal, benda tersebut tidak mengalami perubahan ukuran sama sekali.

Peristiwa ini dapat ditemukan ketika mengamati berbagai benda yang berada di dalam air dari luar permukaan air.

Tampilan benda dapat terlihat berbeda karena cahaya yang membawa informasi tentang benda tersebut mengalami pembelokan saat berpindah dari air ke udara.

Dengan demikian, perubahan yang terlihat merupakan ilusi optik akibat pembiasan cahaya.

Perbedaan indeks bias antara air dan udara menjadi bagian penting dalam proses tersebut.

Ketika cahaya melewati dua lingkungan dengan sifat yang berbeda, arah rambatnya berubah sehingga cahaya yang sampai ke mata memberikan gambaran yang tidak sama dengan posisi benda yang sebenarnya.

Inilah yang menyebabkan benda di dalam air dapat terlihat lebih dekat sekaligus tampak lebih besar.

Jadi, benda sebenarnya tetap memiliki ukuran yang sama meskipun terlihat lebih besar ketika berada di dalam air.

Perubahan tampilan tersebut terjadi karena cahaya mengalami pembiasan saat berpindah dari air menuju udara, sehingga mata menerima cahaya dari arah yang berbeda dari posisi benda sebenarnya. (ARIF)

Baca juga: Asal Usul Angka Nol yang Jarang Diketahui Banyak Orang