Konten dari Pengguna

Kenapa Buku Lama Memiliki Bau Khas? Ini Penjelasannya

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ilustrasi kenapa buku lama memiliki bau khas. unsplash/chrislawton
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi kenapa buku lama memiliki bau khas. unsplash/chrislawton

Kenapa buku lama memiliki bau khas? Aroma tersebut biasanya langsung terasa ketika membuka buku yang sudah berusia lama, terutama saat berada di toko buku bekas. Ada yang menggambarkannya sebagai bau apek atau musty.

Namun, aroma buku lama juga sering dianggap memiliki karakter yang menyenangkan, dengan perumpamaan seperti cokelat, kulit, rumput yang baru dipotong, hingga vanila.

Bagi sebagian orang, aroma tersebut dapat memberikan kesan nostalgia dan mengingatkan pada kenangan tertentu. Ada pula yang menggambarkannya sebagai perpaduan antara kulit tua dan aroma tanah setelah hujan atau petrichor.

Kenapa Buku Lama Memiliki Bau Khas Seperti Aroma Kertas?

ilustrasi kenapa buku lama memiliki bau khas. unsplash/anastasiiachepinska

Kenapa buku lama memiliki bau khas? Menurut Dr. Karl pada artikel yang diunggah abc.net.au, aroma tersebut berasal dari bahan kimia yang terdapat dalam kertas, tinta, dan lem. Seiring waktu, bahan-bahan tersebut mengalami proses penguraian dan melepaskan gas yang menghasilkan aroma khas.

Bahan yang terdapat dalam buku dapat bertahan di dalam kertas dan mengalami penguraian dengan kecepatan berbeda. Ketika terurai, setiap bahan dapat melepaskan gas dengan karakter yang berbeda pula. Kombinasi berbagai senyawa tersebut kemudian menghasilkan aroma yang tercium dari buku lama.

Jenis kertas juga turut memengaruhi aroma. Buku dengan kertas mengkilap, seperti buku meja kopi atau coffee table book, dapat memiliki aroma yang berbeda dari buku paperback hitam-putih yang dibuat dengan bahan lebih sederhana.

Zaman ketika buku dibuat serta metode produksi yang digunakan pada masa tersebut juga dapat memengaruhi kemampuan buku untuk bertahan dalam jangka panjang. Perbedaan bahan inilah yang membuat aroma buku lama tidak seragam.

Ada buku yang memiliki bau sedikit asam, sedangkan buku lainnya terasa lebih apek. Kandungan kertas, tinta, lem, serta bahan kimia lain yang digunakan dalam proses pembuatannya ikut menentukan aroma yang muncul setelah buku melewati waktu yang panjang.

Aroma buku lama bukan hanya berkaitan dengan karakter bahan pembuatnya. Bagi sebagian orang, bau tersebut juga dapat membawa kembali kenangan tertentu.

Dr. Karl menjelaskan bahwa hubungan antara aroma dan kenangan berkaitan dengan cara indera penciuman terhubung dengan bagian dasar otak.

Indera penciuman memiliki peran penting dalam mendeteksi senyawa kimia di lingkungan. Bahkan organisme sederhana seperti bakteri memiliki kemampuan untuk mendeteksi bau atau senyawa kimia di sekitarnya.

Kenapa buku lama memiliki bau khas berkaitan dengan proses penguraian bahan kimia yang terdapat dalam kertas, tinta, dan lem.

Gas yang dilepaskan dari proses tersebut membentuk aroma khas, sementara perbedaan bahan, jenis kertas, dan metode produksi membuat aroma setiap buku lama dapat memiliki karakter yang berbeda. (Rahma)

Baca juga: Kenapa Buku Bisa Menguning? Ini Penyebab yang Sering Tidak Disadari