Kenapa Bulan Terlihat Mengikuti Kita Saat Berkendara? Ternyata Ini Penyebabnya
Membagikan informasi dari berbagai topik.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kenapa bulan terlihat mengikuti kita saat berkendara hal yang unik ketika perjalanan berlangsung pada malam hari. Di sepanjang perjalanan, pepohonan, rumah, tiang listrik, dan berbagai objek di pinggir jalan terlihat bergeser dengan cepat.
Namun, Bulan justru tampak tetap berada di sekitar arah yang sama, seolah tidak ikut berpindah seperti benda-benda di sekitar kendaraan.
Pemandangan tersebut membuat Bulan terasa seperti terus mengikuti perjalanan, meski sebenarnya ada hal lain di balik kesan yang muncul selama berkendara.
Kenapa Bulan Terlihat Mengikuti Kita Saat Berkendara di Malam Hari?
Berdasarkan informasi yang diunggah rri.co.id, kenapa bulan terlihat mengikuti kita saat berkendara dapat dipahami melalui konsep gerak relatif. Dalam fisika, gerak suatu benda dapat terlihat berbeda bergantung pada posisi pengamat.
Saat kendaraan melaju, pohon dan tiang listrik yang berada di pinggir jalan tampak bergerak cepat ke belakang. Bangunan yang lebih jauh terlihat bergerak lebih lambat, sedangkan gunung di kejauhan tampak hampir tidak bergeser.
Ketika berada di dalam mobil, motor, atau kereta yang bergerak, posisi pengamat ikut berubah. Perubahan tersebut membuat benda yang berada di sekitar terlihat bergeser.
Semakin dekat suatu objek dengan pengamat, semakin besar perubahan posisi yang tampak ketika pengamat berpindah. Sebaliknya, benda yang sangat jauh akan terlihat mengalami perubahan posisi yang jauh lebih kecil.
Perbedaan tersebut semakin jelas ketika objek yang diamati berada sangat jauh. Bulan memiliki jarak rata-rata sekitar 384.400 kilometer dari Bumi.
Karena jaraknya sangat besar dibandingkan perpindahan kendaraan selama perjalanan, perubahan sudut pandang terhadap Bulan menjadi sangat kecil. Akibatnya, Bulan terlihat hampir tetap pada posisi yang sama di langit.
Fenomena ini juga berkaitan dengan paralaks, yaitu perubahan posisi tampak suatu objek ketika dilihat dari posisi pengamat yang berbeda. Efek paralaks lebih mudah terlihat pada benda yang dekat karena perubahan posisi pengamat menghasilkan perubahan sudut pandang yang lebih besar.
Contohnya dapat dilihat ketika kendaraan bergerak melewati pohon di tepi jalan. Pohon tampak berpindah dengan cepat karena jaraknya dekat. Sementara itu, objek yang jauh mengalami pergeseran visual yang lebih kecil.
Pada Bulan, perubahan tersebut tetap ada dan dapat diukur, tetapi tidak terasa dalam perjalanan sehari-hari karena jaraknya sangat jauh. Pengamatan dari dua lokasi di Bumi bahkan dapat menunjukkan perubahan posisi Bulan terhadap latar belakang bintang.
Bulan terlihat mengikuti kita saat berkendara juga berkaitan dengan cara otak memproses berbagai informasi visual secara bersamaan.
Ketika benda-benda di sekitar kendaraan terus bergeser, Bulan yang tampak hampir tidak berubah memberikan kesan seolah-olah ikut bergerak bersama kendaraan.
Kenapa bulan terlihat mengikuti kita saat berkendara bukan karena Bulan benar-benar mengikuti kendaraan. Jarak Bulan yang sangat jauh membuat perubahan posisi akibat perpindahan pengamat terlihat sangat kecil.
Sementara itu, objek yang dekat menunjukkan perubahan posisi yang jauh lebih besar. Perpaduan gerak relatif, perbedaan jarak, efek paralaks, dan cara otak membaca posisi benda akhirnya menciptakan kesan bahwa Bulan selalu menemani perjalanan. (Rahma)
Baca juga: Mengapa Bulan Terlihat Berubah Bentuk? Ini Penjelasan Lengkapnya