Konten dari Pengguna

Kenapa Eskalator Mal Sering Ditempatkan Berdekatan? Ini Alasannya

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kenapa eskalator mal sering ditempatkan berdekatan?. Foto: Unsplash/Boudhayan Bardhan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kenapa eskalator mal sering ditempatkan berdekatan?. Foto: Unsplash/Boudhayan Bardhan

Kenapa eskalator mal sering ditempatkan berdekatan? susunan ini mudah ditemukan di berbagai pusat perbelanjaan, terutama pada area atrium yang menghubungkan beberapa lantai.

Sekilas, menempatkan eskalator dalam satu kawasan terlihat seperti pilihan yang hanya berkaitan dengan kemudahan pengunjung. Padahal, posisi eskalator menjadi bagian penting dalam merancang alur pergerakan orang di dalam mal.

Penempatannya dapat menentukan area mana yang lebih ramai dilewati, bagaimana pengunjung berpindah lantai, hingga seberapa mudah toko-toko di sekitar jalur tersebut terlihat.

Kenapa Eskalator Mal Sering Ditempatkan Berdekatan Lokasi Peralatannya?

Ilustrasi Kenapa eskalator mal sering ditempatkan berdekatan?. Foto: Unsplash/Marcus Reubenstein

Kenapa eskalator mal sering ditempatkan berdekatan? Dikutip dari laman www.mdpi.com, posisi eskalator dan lift di area atrium dapat memengaruhi aksesibilitas serta pengalaman pengunjung ketika mencari jalan di dalam mal.

Penelitian tersebut menganalisis tata letak elemen transportasi vertikal pada sejumlah pusat perbelanjaan dan menemukan bahwa konfigurasi eskalator dapat memengaruhi kemudahan mencapai toko serta pola pergerakan pengunjung.

Salah satu pertimbangannya adalah mengatur arus pengunjung. Eskalator menjadi jalur yang banyak digunakan untuk berpindah dari satu lantai ke lantai lainnya.

Ketika posisinya dirancang pada lokasi yang mudah terlihat dan saling terhubung, pengunjung dapat berpindah lantai tanpa harus berkeliling terlalu jauh. Penempatan seperti ini juga membantu membentuk jalur yang lebih mudah dikenali.

Selain memudahkan perpindahan, eskalator dapat dimanfaatkan untuk mengarahkan pengunjung melewati area pertokoan.

Penelitian mengenai pusat perbelanjaan di Indonesia menunjukkan bahwa posisi eskalator dapat dirancang sedemikian rupa sehingga pengunjung melewati toko-toko di sekitarnya. Dengan begitu, toko yang berada di jalur tersebut memiliki peluang lebih besar untuk terlihat oleh pengunjung.

Hal ini menjelaskan mengapa eskalator terkadang tidak dibuat lurus dari satu lantai ke lantai berikutnya. Pada beberapa mal, jalurnya dibuat berputar atau ditempatkan di sisi tertentu sehingga pengunjung perlu melewati area pertokoan sebelum melanjutkan perjalanan.

Pola tersebut dapat meningkatkan visibilitas toko sekaligus menjaga pergerakan pengunjung tetap tersebar di dalam bangunan.

Penempatan eskalator juga berkaitan dengan kemudahan menemukan jalan. Penelitian lain mengenai atrium pusat perbelanjaan menemukan bahwa eskalator dan tangga sering menjadi titik yang mudah dikenali pengunjung.

Bahkan, area di sekitar eskalator kerap dianggap sebagai lokasi yang mudah ditemukan ketika pengunjung membutuhkan informasi mengenai denah atau arah menuju lantai tertentu.

Namun, bukan berarti semua mal harus menempatkan eskalator dengan pola yang sama. Bentuk bangunan, ukuran atrium, posisi toko, pintu masuk, serta kebutuhan arus pengunjung turut menentukan desainnya.

Kenapa eskalator mal sering ditempatkan berdekatan?

Eskalator mal yang sering ditempatkan berdekatan merupakan bagian dari strategi tata ruang. Susunan tersebut dapat membantu perpindahan antarlantai, mengatur arus pengunjung, memudahkan pencarian arah, sekaligus meningkatkan keterlihatan toko di sekitar jalur sirkulasi.(Arif)

Baca juga: Mengapa Suara Terdengar Berbeda di Bawah Air? Ini Penyebabnya