Mengapa Suara Terdengar Berbeda di Bawah Air? Ini Penyebabnya
Membagikan informasi dari berbagai topik.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mengapa suara terdengar berbeda di bawah air? pengalaman mendengar suara ketika berada di dalam kolam atau saat menyelam memang terasa tidak sama seperti ketika berada di daratan. Suara dapat terdengar lebih teredam, sementara beberapa bunyi dengan frekuensi tertentu justru terasa lebih mudah dikenali.
Perbedaan tersebut bukan sekadar karena telinga berada dalam kondisi basah, melainkan berkaitan dengan cara gelombang suara bergerak melalui air serta bagaimana tubuh menerima getaran tersebut.
Kondisi lingkungan di bawah air membuat proses pendengaran mengalami perubahan dibandingkan ketika suara merambat melalui udara.
Mengapa Suara Terdengar Berbeda di Bawah Air Saat Menyelam?
Mengapa suara terdengar berbeda di bawah air? dikutip dari laman www.perkins.org, suara dapat merambat sekitar 4,3 kali lebih cepat di dalam air dibandingkan di udara.
Hal ini terjadi karena air memiliki kerapatan yang lebih tinggi daripada udara. Kecepatan rambat tersebut membuat gelombang suara bergerak dengan karakter yang berbeda ketika melewati air, sehingga suara yang diterima telinga juga terasa tidak sama seperti di daratan.
Perbedaan juga berkaitan dengan cara tubuh menerima suara. Di dalam air, manusia lebih sulit menentukan dari arah mana suara berasal. Salah satu penyebabnya adalah suara dapat diterima melalui konduksi tulang.
Tulang di sekitar telinga, termasuk bagian mastoid yang berada di belakang telinga, dapat menghantarkan getaran menuju koklea tanpa harus sepenuhnya melewati telinga bagian luar. Selanjutnya, koklea mengubah getaran tersebut menjadi sinyal yang diteruskan ke otak.
Kondisi tersebut membuat pengalaman mendengar di bawah air menjadi berbeda. Berdasarkan penelitian sederhana yang dilakukan dalam eksperimen , suara yang disalurkan melalui kantong berisi air terdengar lebih teredam, tetapi frekuensi rendah lebih mudah didengar.
Sementara itu, suara melalui headphone biasa terdengar lebih keras dan frekuensi tinggi lebih mudah dikenali. Namun, eksperimen tersebut tidak dilakukan dengan pendengar yang benar-benar berada di dalam air, sehingga hasilnya belum sepenuhnya menggambarkan kondisi pendengaran saat menyelam.
Penelitian juga menjelaskan bahwa manusia sebenarnya dapat mendengar suara dengan frekuensi lebih tinggi ketika berada di bawah air dibandingkan di daratan.
Perubahan cara gelombang suara merambat dan mekanisme tubuh dalam menerima getaran menjadi alasan utama mengapa suara terasa berbeda ketika lingkungan berubah dari udara ke air.
Dengan demikian, perbedaan suara di bawah air berkaitan erat dengan sifat air sebagai medium perambatan suara serta cara tubuh menangkap getaran.
Mengapa suara terdengar berbeda di bawah air? Suara yang terdengar lebih teredam atau terasa berbeda bukan berarti sumber suaranya berubah, melainkan gelombang suara mencapai sistem pendengaran melalui kondisi yang berbeda dari biasanya.(Arif)
Baca juga: Bagaimana Kucing Menjaga Keseimbangan? Ini Caranya