Kenapa Hamster Menyimpan Makanan di Pipinya? Begini Cara Kerjanya
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kenapa hamster menyimpan makanan di pipinya berkaitan dengan bentuk tubuh yang membuat hewan kecil ini mampu membawa makanan dalam jumlah cukup banyak.
Hamster memiliki kantong pipi yang lentur dan dapat mengembang jauh ke belakang hingga mendekati bagian bahunya.
Kemampuan tersebut membantu hamster memindahkan makanan tanpa harus langsung menghabiskannya di tempat menemukan makanan.
Kenapa Hamster Menyimpan Makanan di Pipinya yang Lentur?
Kenapa hamster menyimpan makanan di pipinya? Dikutip dari thesprucepets.com, hamster menggunakan kantong pipi sebagai tempat sementara untuk membawa makanan dari satu lokasi ke lokasi lain, terutama menuju tempat berlindungnya.
Kebiasaan ini sangat berguna bagi hamster liar yang perlu mengumpulkan makanan lalu membawanya kembali ke liang untuk dimakan atau disimpan.
Kantong pipi hamster bukan sekadar bagian pipi yang menggelembung ketika dipenuhi makanan. Struktur tersebut merupakan kantong yang terbentuk dari lipatan jaringan di dalam mulut dan memiliki kemampuan meregang.
Ruang penyimpanan ini dapat memanjang cukup jauh sehingga hamster mampu membawa makanan dalam jumlah relatif besar dibandingkan ukuran tubuhnya.
Hamster mempunyai dua kantong pipi, masing-masing berada di sisi kanan dan kiri mulut.
Kedua kantong tersebut dapat digunakan secara bersamaan, tetapi tidak selalu terisi dengan jumlah yang sama. Dalam kondisi tertentu, hanya satu sisi yang tampak penuh ketika hamster membawa makanan.
Makanan yang sudah dimasukkan ke dalam kantong pipi tidak langsung dicerna di sana. Hamster dapat memindahkan isi kantong kembali ke mulut ketika sudah berada di tempat yang dianggap aman.
Kemampuan mengeluarkan dan memindahkan makanan ini membuat kantong pipi berfungsi lebih seperti ruang penyimpanan sementara daripada tempat makan.
Kebiasaan tersebut juga menjelaskan mengapa hamster tetap dapat makan meskipun kedua pipinya sudah terlihat penuh. Isi kantong dapat dikeluarkan sedikit demi sedikit, kemudian hamster melanjutkan aktivitas makannya.
Pada kondisi tertentu, hamster juga membawa bahan alas kandang menggunakan kantong pipinya untuk dipindahkan ke tempat tidur.
Kemampuan kantong pipi yang sangat lentur tetap perlu diperhatikan karena bagian tubuh tersebut dapat mengalami gangguan. Salah satunya adalah abses, yaitu infeksi yang menyebabkan penumpukan nanah di dalam kantong.
Luka akibat benda tajam, goresan dari lingkungan kandang, atau gigi yang tumbuh terlalu panjang dapat memicu masalah tersebut.
Gangguan lain yang mungkin terjadi adalah impaksi ketika potongan makanan atau bahan alas tersangkut dan tidak dapat dikeluarkan dengan baik. Kondisi ini dapat menimbulkan masalah apabila sisa makanan membusuk lalu memicu infeksi.
Hamster yang mempertahankan satu pipi dalam keadaan membesar dalam waktu lama perlu diperiksa karena pembengkakan tidak selalu berarti terdapat makanan di dalamnya.
Kantong pipi juga dapat mengalami kondisi langka yang disebut eversion, ketika bagian dalam kantong berbalik keluar dan terlihat sebagai tonjolan berwarna merah muda dari mulut.
Selain itu, jaringan kantong pipi dapat mengalami pertumbuhan tumor yang biasanya terasa berbeda dari kantong berisi makanan.
Kebiasaan membawa makanan melalui pipi merupakan bagian alami dari perilaku hamster dan berkaitan erat dengan cara hewan ini mengumpulkan sumber makanan.
Kenapa hamster menyimpan makanan di pipinya pada akhirnya dapat dipahami melalui fungsi kantong pipi yang lentur sebagai tempat membawa makanan menuju lokasi yang lebih aman. (Suc)
Baca Juga: Kenapa Penguin Tidak Bisa Terbang? Cari Tahu Penjelasannya di Sini