Konten dari Pengguna

Kenapa Kaca Mudah Berdebu? Ini Sifat dan Reaksinya

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kenapa kaca mudah berdebu. Unsplash.com/Михаил Секацкий
zoom-in-whitePerbesar
Kenapa kaca mudah berdebu. Unsplash.com/Михаил Секацкий

Bagi kebanyakan orang, kaca adalah material yang paling banyak ditemukan di dalam rumah. Bahan kaca banyak digunakan untuk furnitur dan perabotan rumah tangga. Akibatnya, banyak yang mengeluhkan kenapa kaca mudah berdebu.

Masalah ini pernah dialami oleh banyak orang. Baru selesai membersihkan semua sudut rumah yang berbahan kaca, keesokan harinya lapisan debu tipis kembali menodai permukaan kaca.

Kenapa Kaca Mudah Berdebu Walau Rumah Sering Dibersihkan

Kenapa kaca mudah berdebu. Unsplash.com/Suhyeon Choi

Kenapa kaca mudah berdebu? Karena debu adalah bahan alami yang selalu ada di lingkungan sehari-hari. Namun yang paling mengagetkan adalah kecepatan penumpukannya di permukaan kaca.

Penjelasannya adalah akibat sifat kaca sendiri dan reaksinya pada bahan-bahan alami yang ada di lingkungan sekitar. Termasuk bagaimana debu terbentuk dengan sendirinya.

Dikutip dari www.corkstore24.co.uk, debu terdiri dari partikel-partikel mikroskopis yang jumlahnya tak terhitung. Partikel ini berasal dari berbagai sumber yang ada di kehidupan sehari-hari.

Di antaranya adalah serat yang terlepas dari kain seperti pakaian, tirai, pelapis furnitur, serpihan kulit mati dari manusia, dan hewan peliharaan.

Debu juga bisa muncul dari partikel kecil tanah atau debu yang terbawa dari luar ruangan, mikroplastik, potongan-potongan kecil kertas atau kayu, dan polutan udara seperti jelaga atau serbuk sari.

Semua partikel tersebut sebenarnya melayang di udara dan menempel pada permukaan material sesuai kondisi di dalam ruangan, termasuk pada kaca.

Namun, debu tidak menumpuk secara merata di mana-mana. Beberapa material seperti kaca menarik partikel-partikel ini jauh lebih cepat karena karakteristik spesifiknya.

Permukaan kaca dapat memiliki muatan listrik statis (elektrostatik), apalagi setelah dilap atau digosok dengan kain. Hal ini karena permukaan kaca mengalami gesekan dengan benda lain.

Muatan elektrostatik pada permukaan kaca inilah alasan utama mengapa debu menempel begitu cepat pada kaca. Pada saat permukaan kaca bergesekan atau ketika suatu material terpapar udara kering, listrik statis dapat menumpuk.

Inilah yang menyebabkan permukaan kaca menjadi bermuatan, sehingga dapat menjadi seperti magnet untuk debu yang melayang-layang di udara.

Selain itu, kaca yang berada di udara juga memiliki lapisan molekul air yang begitu tipis pada permukaannya. Minyak dari jari manusia atau residu pembersih juga dapat tertinggal pada kaca.

Lapisan semacam itulah yang menyebabkan partikel debu lebih mudah melekat dibandingkan dengan permukaan kaca yang benar-benar bersih dan kering.

Itulah hal-hal yang menjadi penyebab kenapa kaca mudah berdebu. Mengetahui karakteristik dan muatan elektrostatik yang dimiliki kaca bisa menjawab keresahan banyak orang akibat kaca di rumah yang mudah berdebu. (Aya)

Baca juga: Kenapa Kaca Jendela Berembun? Ini Penyebabnya