Kenapa Komodo Memiliki Lidah Bercabang? Simak Penjelasannya di Sini
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kenapa komodo memiliki lidah bercabang? Bentuk lidahnya yang terbelah menjadi dua mungkin terlihat aneh jika dibandingkan dengan hewan lain.
Apalagi, komodo cukup sering menjulurkan dan menarik kembali lidahnya ketika sedang berjalan atau mencari sesuatu di sekitarnya. Kebiasaan tersebut ternyata menjadi salah satu hal menarik dari kehidupan komodo yang membuat banyak orang penasaran.
Kenapa Komodo Memiliki Lidah Bercabang Berbeda dari Hewan Lainnya?
Kenapa komodo memiliki lidah bercabang? Dikutip dari situs nationalzoo.si.edu lidah bercabang pada komodo memiliki fungsi utama sebagai indra penciuman navigasional atau pembau.
Komodo menjulurkan lidah untuk menangkap berbagai partikel kimia dan aroma yang terbawa di udara. Partikel tersebut bisa berasal dari berbagai sumber, termasuk bau bangkai maupun mangsa yang berada di sekitar wilayahnya.
Dengan cara ini, komodo tidak hanya mengandalkan penglihatan untuk mengetahui keadaan sekitar. Lidahnya membantu mengumpulkan informasi mengenai bau yang kemudian diproses lebih lanjut di dalam mulut.
Setelah menangkap partikel aroma, komodo akan menarik kembali lidahnya ke dalam mulut. Ujung lidah yang bercabang tersebut kemudian ditempelkan pada organ vomeronasal atau organ Jacobson, yang berada di bagian langit-langit mulut.
Organ tersebut berperan dalam menganalisis molekul bau yang sebelumnya ditangkap oleh lidah. Dari informasi inilah komodo dapat mengenali adanya aroma tertentu di lingkungan dan memperkirakan keberadaan sumber bau tersebut.
Bentuk lidah komodo yang bercabang ada dua yaitu untuk memberikan keuntungan tersendiri. Cabang kiri dan kanan dapat menangkap partikel aroma dari dua titik berbeda.
Perbedaan konsentrasi bau yang diterima kedua sisi tersebut kemudian membantu komodo memperkirakan arah datangnya aroma.
Misalnya, jika cabang lidah sebelah kanan menangkap lebih banyak molekul bau dibandingkan sisi kiri, komodo dapat mengetahui bahwa sumber aroma kemungkinan berada di sebelah kanan.
Kemampuan ini membuat komodo seolah-olah memiliki sistem navigasi berbasis penciuman. Dengan memanfaatkan aroma yang terbawa angin, komodo dapat mengikuti jejak bau menuju sumbernya, bahkan dari jarak yang cukup jauh.
Itulah alasan kenapa komodo memiliki lidah bercabang, bukan hanya menjadi ciri khas yang membuatnya terlihat berbeda, tetapi struktur tersebut merupakan bagian penting dari kemampuan komodo dalam mengenali lingkungan, menemukan sumber makanan. (shr)
Baca juga: Kenapa Komodo Sering Menjulurkan Lidah? Ini Alasan di Balik Kebiasaannya