Kenapa Lantai Keramik Terasa Lebih Dingin? Ini Penjelasannya
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kenapa lantai keramik terasa lebih dingin menjadi hal yang sering disadari ketika berjalan tanpa alas kaki di dalam rumah. Permukaannya terasa berbeda dibandingkan karpet, kayu, atau bahan lantai lainnya, terutama pada pagi hari dan saat udara sedang sejuk.
Sensasi dingin tersebut membuat keramik seolah-olah memiliki suhu yang lebih rendah daripada benda lain di sekitarnya.
Padahal, rasa yang muncul ketika kaki menyentuh lantai tidak hanya berkaitan dengan suhu permukaan, tetapi juga dengan karakteristik bahan yang digunakan. Ada proses perpindahan panas yang membuat sensasi tersebut dapat dirasakan dengan jelas.
Kenapa Lantai Keramik Terasa Lebih Dingin?
Kenapa lantai keramik terasa lebih dingin? Dikutip dari laman www.conestogatile.com, keramik dan batu memiliki kepadatan yang tinggi sehingga membutuhkan waktu lebih lama untuk menjadi hangat ketika bersentuhan dengan kulit.
Saat kaki menyentuh lantai, panas dari tubuh berpindah menuju permukaan keramik. Perpindahan panas ini membuat kaki kehilangan panas lebih cepat sehingga muncul sensasi dingin.
Hal serupa juga dapat dijelaskan melalui kemampuan suatu material dalam menghantarkan panas. Keramik dapat memindahkan panas dari kaki lebih cepat dibandingkan material seperti karpet.
Akibatnya, meskipun keramik dan karpet berada pada suhu ruangan yang sama, keramik terasa lebih dingin ketika disentuh. Sensasi tersebut sebenarnya bukan karena keramik "mengeluarkan dingin", melainkan karena panas tubuh berpindah lebih cepat ke permukaan keramik.
Kepadatan keramik menjadi salah satu faktor yang membuat permukaannya memberikan sensasi dingin. Material yang lebih padat cenderung tidak cepat mengikuti suhu tubuh ketika disentuh.
Sebaliknya, bahan yang lebih ringan atau berpori, seperti karpet, dapat terasa lebih hangat karena perpindahan panas dari tubuh berlangsung lebih lambat. Karena itu, lantai keramik juga dapat memberikan rasa sejuk yang menyenangkan ketika cuaca panas.
Sensasi dingin tersebut sebenarnya tidak selalu menjadi kekurangan. Pada musim atau kondisi cuaca yang panas, permukaan keramik dapat memberikan rasa sejuk ketika diinjak tanpa alas kaki. Namun, ketika udara lebih dingin, lantai keramik bisa terasa kurang nyaman, terutama bagi orang yang terbiasa berjalan tanpa sandal.
Untuk membuat lantai keramik terasa lebih hangat, salah satu cara sederhana adalah menggunakan karpet atau alas lantai pada area yang sering dilewati.
Itulah sebabnya keramik terasa dingin ketika disentuh, meskipun suhu sebenarnya tidak selalu lebih rendah daripada permukaan lain di dalam ruangan.(Fifah)
Baca juga: Bagaimana Popcorn Bisa Meletup? Cari Tahu di Sini