Konten dari Pengguna

Labbaik Allahumma Labbaik adalah Bacaan Apa? Ini Arti, Makna, dan Penjelasannya

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Labbaik Allahuma Labbaik adalah bacaan apa?, Unsplash/ekrem osmanoglu
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Labbaik Allahuma Labbaik adalah bacaan apa?, Unsplash/ekrem osmanoglu

Labbaik Allahuma Labbaik adalah bacaan Talbiyah. Kalimat ini merupakan salah satu lafaz dalam doa talbiyah yang diucapkan oleh umat Islam saat menunaikan ibadah haji atau umrah sebagai bentuk panggilan dan ketaatan kepada Allah.

Bacaan ini memiliki makna mendalam tentang kesiapan seorang hamba dalam memenuhi panggilan-Nya dengan penuh keikhlasan.

Selain itu, talbiyah juga menjadi simbol ketundukan dan penghambaan yang tulus kepada Allah Swt.

Labbaik Allahuma Labbaik adalah Bacaan Talbiyah Saat Haji

Ilustrasi Labbaik Allahuma Labbaik adalah bacaan apa?, Unsplash/Ibrahim Uz

Labbaik Allahuma Labbaik adalah bacaan talbiyah yang dilantunkan oleh jamaah haji dan umrah sebagai tanda memenuhi panggilan Allah Swt.

Bacaan tersebut tidak hanya sekadar ritual, tetapi juga mengandung pesan spiritual tentang keterhubungan, kesungguhan, dan kedekatan seorang hamba kepada Sang Pencipta.

Berikut adalah arti, makna, dan penjelasannya lengkap.

Mengutip dari situs umsb.ac.id, talbiyah adalah seruan yang sering terdengar saat musim haji dan memiliki makna yang mendalam.

Bacaan Labbaik Allahuma Labbaik berarti kesiapan seorang hamba untuk memenuhi panggilan Allah, serta menegaskan bahwa segala puji, nikmat, dan kekuasaan

Bacaan talbiyah memiliki akar sejarah sejak masa Nabi Ibrahim as, setelah menyelesaikan pembangunan Ka'bah bersama Nabi Ismail as.

Pada saat itu, Allah Swt memerintahkan Nabi Ibrahim untuk menyeru umat manusia agar menunaikan ibadah haji, sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur'an surah Al-Hajj ayat 27.

Dikisahkan, Nabi Ibrahim memanggil panggilan tersebut dari Bukit Abi Qubais hingga terdengar oleh seluruh manusia, bahkan yang belum lahir, dan mereka menjawab dengan “Labbaik Allahumma Labbaik” sebagai tanda kesiapan memenuhi panggilan.

Tradisi ini kemudian dilanjutkan oleh Nabi Muhammad saw pada peristiwa Haji Wada' tahun 10 H/632 M, sekaligus mengajarkan talbiyah secara lengkap kepada umat Islam sebagai sunnah yang dianjurkan saat ihram.

Bacaan Talbiyah Arab:

لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ.

Latin:

Labbaik Allahumma labbaik, labbaika la syarika laka labbaik, innal hamda wan ni'mata laka wal mulk, la syarika lak.

Arti:

“Aku memenuhi panggilan-Mu ya Allah, aku memenuhi panggilan-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu, aku memenuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala pujian, nikmat, dan kekuasaan hanya milik-Mu, tidak ada sekutu bagi-Mu.”

Makna utama dari bacaan ini menunjukkan kesiapan penuh seorang hamba dalam memenuhi panggilan Allah SWT saat haji atau umrah, sekaligus menegaskan keesaan-Nya.

Kata “labbaik” berarti “aku hadir” atau “aku siap”, yang mencerminkan ketaatan dan cinta kepada Allah. Talbiyah juga dianjurkan dibaca dengan suara lantang sebagai bentuk pernyataan iman dan penghambaan selama menjalankan ibadah.

Labbaik Allahuma Labbaik adalah bacaan talbiyah yang dibaca dalam ibadah haji dan umrah. Itulah penjelasan singkat tentang arti, makna, dan sejarah bacaan talbiyah. (Rizki)

Baca Juga: Nu’aiman adalah Apa? Mengenal Sahabat Nabi yang Dikenal Penuh Canda