Legenda Benteng Keraton Buton, Kisah Bersejarah yang Masih Dipercaya hingga Kini
Membagikan informasi dari berbagai topik.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Legenda Benteng Keraton Buton menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari sejarah panjang Kesultanan Buton di Sulawesi Tenggara.
Benteng di perbukitan Kota Baubau ini dikenal sebagai benteng batu terbesar di dunia sekaligus menyimpan kisah turun-temurun yang masih dipercaya masyarakat. Berikut adalah legenda Benteng Keraton Buton, kisah bersejarah yang masih dipercaya hingga kini.
Jejak Sejarah dan Nilai Budaya dari Legenda Benteng Keraton Buton
Legenda Benteng Keraton Buton, tidak dapat dipisahkan dari jejak sejarah Kesultanan Buton yang masih terpelihara hingga sekarang.
Dikutip dari laman resmi Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara, legenda Benteng Keraton Buton berkaitan erat dengan sejarah berdirinya pusat pemerintahan Kesultanan Buton yang berkembang sejak abad ke-16.
Benteng ini dibangun menggunakan batu kapur yang disusun tanpa semen dan memiliki panjang keliling lebih dari 2,7 kilometer.
Di dalam kawasan benteng terdapat berbagai bangunan penting, seperti Masjid Agung Keraton Buton, Baruga atau balai musyawarah, istana sultan, serta sejumlah gerbang yang dikenal dengan sebutan lawa.
Selain berfungsi sebagai pusat pemerintahan, benteng juga menjadi sistem pertahanan yang dirancang mengikuti kontur perbukitan sehingga mampu memberikan pengawasan ke berbagai arah.
Keberadaan bastion atau pos penjagaan di sejumlah titik memperlihatkan kecanggihan strategi pertahanan yang dimiliki Kesultanan Buton pada masanya.
Nilai historis tersebut menjadikan kawasan ini tidak hanya menarik dari sisi arsitektur, tetapi juga sebagai bukti perkembangan peradaban lokal di Nusantara.
Tradisi lisan yang berkembang turut memperkaya makna benteng sebagai ruang yang sarat nilai budaya. Berbagai legenda yang beredar di masyarakat hidup berdampingan dengan catatan sejarah.
Hal ini menjadikan Benteng Keraton Buton tidak hanya dikenal sebagai peninggalan arsitektur, tetapi juga sebagai simbol identitas dan kearifan lokal masyarakat Buton.
Beragam kisah yang diwariskan dari generasi ke generasi mencerminkan penghormatan terhadap leluhur, semangat menjaga persatuan, serta pentingnya mempertahankan warisan sejarah.
Unsur inilah yang membuat Benteng Keraton Buton tetap memiliki tempat istimewa dalam kehidupan masyarakat hingga sekarang.
Legenda Benteng Keraton Buton terus menjadi bagian penting dari kekayaan budaya Sulawesi Tenggara. Nilai sejarah dan cerita yang masih dipercaya hingga kini menjadikan benteng ini sebagai warisan berharga Kesultanan Buton.
Baca juga: Kisah Arya Penangsang Adipati Jipang yang Ambisius