Lukchup Itu Apa? Kenali Makanan Manis yang Sedang Banyak Dicari Tersebut
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lukchup itu apa? Pertanyaan yang wajar ketika melihat makanan mungil dengan bentuk menyerupai buah dan warna yang sangat cerah.
Sajian berukuran kecil ini memiliki tampilan yang dibuat menyerupai benda aslinya, lengkap dengan warna serta lapisan mengilap pada bagian luar.
Di balik bentuknya yang sederhana, proses membuat kudapan khas Thailand ini membutuhkan ketelitian agar setiap bagian terlihat rapi.
Lukchup Itu Apa dalam Kuliner Thailand?
Lukchup itu apa? Dikutip dari thailandfoundation.or.th, lukchup merupakan kudapan manis khas Thailand yang dibuat dari kacang hijau, santan, dan gula, lalu dibentuk menyerupai buah atau sayuran dalam ukuran mini sebelum diberi lapisan jeli bening.
Bagian dalam Lukchup berasal dari kacang hijau kupas yang dimasak sampai lunak. Kacang tersebut kemudian dihaluskan bersama santan, gula, dan sedikit garam hingga menghasilkan adonan lembut.
Adonan dimasak kembali sampai teksturnya cukup padat untuk dibentuk tanpa mudah hancur.
Setelah dingin, adonan dibagi menjadi potongan-potongan kecil. Setiap potongan dibentuk secara manual menjadi berbagai rupa, seperti mangga, ceri, terung, manggis, atau buah lain. Ukurannya dibuat mungil agar bentuk akhirnya menyerupai miniatur buah asli.
Pewarnaan dilakukan setelah bentuk dasar selesai dibuat. Kuas kecil digunakan untuk memberikan warna pada permukaan adonan sesuai bentuk yang dipilih.
Detail seperti perbedaan warna pada kulit buah juga dapat dibuat agar hasil akhirnya terlihat lebih menyerupai objek aslinya.
Lapisan luar menjadi ciri lain dari kudapan ini. Larutan agar-agar atau jeli dibuat dari air, gula, dan bahan pembentuk gel, kemudian setiap Lukchup dicelupkan ke dalamnya.
Setelah lapisan mengering, permukaannya terlihat bening dan berkilau. Pencelupan dapat diulang supaya lapisannya cukup kuat tanpa menutupi detail warna.
Rasa Lukchup cenderung manis dengan tekstur lembut pada bagian tengah. Santan memberikan rasa gurih yang ringan pada pasta kacang hijau, sedangkan lapisan jeli menambahkan sensasi kenyal di bagian luar.
Perpaduan tersebut membuat bentuk yang menyerupai buah tidak berarti rasa di dalamnya sama dengan buah yang ditiru.
Kudapan ini memiliki sejarah yang berkaitan dengan pengaruh kuliner Portugis di Thailand pada masa Ayutthaya.
Teknik membuat manisan berbentuk kecil kemudian mengalami penyesuaian menggunakan bahan yang lebih sesuai dengan kondisi setempat.
Kacang hijau menggantikan penggunaan kacang almon, sedangkan santan turut memberikan karakter rasa yang lebih dekat dengan cita rasa makanan Thailand.
Pembuatan Lukchup juga memperlihatkan keterampilan dalam mengolah makanan menjadi bentuk dekoratif.
Setiap bagian perlu dikerjakan dengan tangan, mulai dari membentuk adonan, memberi warna, hingga melapisinya dengan jeli. Karena itu, hasil akhirnya tidak hanya dinilai dari rasa, tetapi juga kerapian bentuk dan detail warna.
Saat ini, bentuk Lukchup dapat dibuat lebih beragam mengikuti kreativitas pembuatnya. Selain buah dan sayuran, desain tertentu dapat disesuaikan dengan tema acara atau selera konsumen.
Sajian ini juga cocok digunakan sebagai bingkisan karena bentuknya kecil, berwarna-warni, dan dapat ditata dalam kemasan secara menarik.
Lukchup merupakan kudapan Thailand yang memadukan pasta kacang hijau, santan, bentuk miniatur, dan lapisan jeli dalam satu sajian.
Kini lukchup itu apa dapat dikenali dari ciri utamanya, yaitu bentuk menyerupai buah atau sayuran dengan tampilan mengilap dan rasa manis yang lembut. (Suc)
Baca Juga: Makanan Khas Lampung adalah Apa? Ini Kuliner Tradisionalnya