Mengapa Besi Bisa Berkarat? Begini Reaksi Kimia yang Terjadi
Membagikan informasi dari berbagai topik.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Besi bisa dikatakan sebagai logam terpenting di dunia. Material besi banyak digunakan untuk kebutuhan manusia karena sifatnya yang relatif kuat, ringan, dan mudah dibentuk. Lalu, mengapa besi bisa berkarat?
Meskipun efektif digunakan untuk berbagai macam produk, tetap saja secara alami besi mudah berkarat. Seiring waktu, logam kuat dan serbaguna ini dapat mengalami korosi yang menyebabkan terbentuknya oksida besi atau karat.
Mengapa Besi Bisa Berkarat karena Oksidasi?
Mengapa besi bisa berkarat? Berbagai jenis paduan besi dapat berkarat karena mengalami reaksi kimia yang dikenal sebagai oksidasi (karat). Ketika besi terkena kelembapan atau oksigen, proses oksidasi pun terjadi. Dalam reaksi kimia itulah besi berubah menjadi oksida besi.
Dikutip dari monroeengineering.com, oksida besi memiliki tampilan yang berwarna kemerahan dan mudah mengelupas. Kondisinya semakin parah seiring dengan berjalannya waktu.
Apabila tidak ditangani, oksida besi akan terus menyebar ke permukaan besi dan pada akhirnya dapat merusak kekuatan serta keutuhan besi secara fisik.
Besi yang berkarat disebabkan paparan udara dan kelembapan. Oksigen dan kelembapan sama-sama memengaruhi proses perkaratan. Apalagi saat besi terpapar udara atau air, proses oksidasi akan mengubah besi menjadi oksida besi.
Ada banyak cara yang dilakukan oleh perusahaan manufaktur dan pengrajin logam untuk melindungi komponen besi dari karat. Salah satunya adalah dengan galvanisasi, yaitu proses perlindungan terhadap korosi yang umum digunakan.
Galvanisasi adalah memberikan lapisan pelindung pada permukaan benda kerja yang berbahan logam. Dalam proses ini, seng (zinc) dilapiskan pada permukaan besi.
Lapisan seng tersebut berfungsi sebagai penghalang antara besi dan lingkungan di sekitarnya. Dengan begitu, besi tidak akan langsung bersentuhan dengan udara atau kelembapan.
Selama lapisan seng tersebut tetap utuh, besi yang telah digalvanisasi akan lebih terlindungi dari karat.
Metode perlindungan lain yang biasa digunakan adalah pelapisan permukaan (surface plating). Proses ini adalah melapisi material seperti nikel atau krom pada permukaan besi.
Karena nikel dan krom tidak mengandung besi, maka keduanya tidak akan mudah mengalami perkaratan.
Pelapisan permukaan memang merupakan metode perlindungan antikorosi yang paling kompleks. Akan tetapi metode ini terbilang cukup efektif dalam melindungi besi dari karat.
Mengapa besi bisa berkarat disebabkan reaksi kimia, yaitu terjadinya oksidasi. Hal ini umum terjadi pada besi murni, besi tempa, dan besi cor (cast iron), terlebih apabila terpapar oleh kelembapan atau udara. (Win)
Baca juga: Mengapa Museum Melarang Flash Saat Berfoto? Ini Alasannya