Konten dari Pengguna

Mengapa Bumi Tidak Terasa Berputar? Ini Penjelasannya

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi mengapa bumi tidak terasa berputar. Unsplash/Vimal S
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mengapa bumi tidak terasa berputar. Unsplash/Vimal S

Mengapa Bumi tidak terasa berputar? setiap hari, manusia menjalani berbagai aktivitas di atas permukaan Bumi tanpa merasakan adanya gerakan.

Padahal, planet ini tidak pernah benar-benar diam. Bumi terus berputar pada porosnya dan bergerak mengelilingi Matahari. Jika dipikirkan, kondisi tersebut cukup membingungkan karena kecepatannya jauh lebih besar daripada kendaraan yang biasa ditemui dalam kehidupan sehari-hari.

Namun, tidak ada sensasi seperti tubuh sedang melaju atau berputar. Keadaan ini berkaitan dengan cara Bumi bergerak serta bagaimana tubuh manusia merasakan suatu gerakan.

Mengapa Bumi Tidak Terasa Berputar, Mengelilingi Matahari?

Ilustrasi mengapa bumi tidak terasa berputar. Unsplash/Bhautik Patel

Mengapa Bumi tidak terasa berputar? Dikutip dari laman www.space.com, Bumi berputar pada porosnya dan menyelesaikan satu putaran dalam sekitar 24 jam.

Di garis khatulistiwa, kecepatan rotasi Bumi mencapai sekitar 1.670 kilometer per jam. Selain berotasi, Bumi juga bergerak mengelilingi Matahari dengan kecepatan rata-rata sekitar 107.000 kilometer per jam.

Meski kecepatannya sangat tinggi, pergerakan tersebut berlangsung secara relatif stabil. Tubuh manusia biasanya lebih mudah merasakan perubahan gerak, seperti ketika kendaraan tiba-tiba mempercepat, mengerem, atau berbelok.

Sebaliknya, rotasi dan pergerakan Bumi berlangsung terus-menerus sehingga tidak memberikan perubahan gerak mendadak yang dapat dirasakan tubuh.

Selain itu, manusia, udara, laut, bangunan, dan berbagai benda di permukaan Bumi turut bergerak bersama planet tersebut. Karena semuanya memiliki gerakan yang sama, tidak ada perbedaan gerak yang cukup besar untuk membuat tubuh merasakan Bumi sedang berputar.

Ukuran Bumi yang sangat besar juga berpengaruh. Perputaran planet berlangsung pada skala yang jauh lebih besar dibandingkan tubuh manusia sehingga gerakannya terasa sangat halus. Kondisi ini berbeda dengan wahana permainan yang memiliki perubahan arah dan kecepatan secara cepat.

Gravitasi juga membuat manusia tetap berada di permukaan Bumi. Gaya gravitasi menarik benda-benda menuju pusat Bumi sehingga manusia tidak terlempar ke luar angkasa meskipun planet terus berputar dan bergerak mengelilingi Matahari.

Pergerakan Bumi sebenarnya dapat diketahui melalui berbagai tanda. Pergantian siang dan malam terjadi karena rotasi Bumi, sedangkan perubahan posisi Matahari dan bintang di langit juga menjadi petunjuk bahwa Bumi terus bergerak.

Perubahan musim berkaitan dengan kemiringan sumbu Bumi saat planet ini mengelilingi Matahari.

Bumi memang terus berputar dan bergerak dengan kecepatan tinggi. Namun, karena gerakannya berlangsung stabil, manusia ikut bergerak bersamanya, dan gravitasi menjaga tubuh tetap berada di permukaan, rotasi tersebut tidak terasa secara langsung.(Yolan)

Baca juga: Mengapa Air Laut Asin? Ini Penjelasan Sains yang Mudah Dipahami