Konten dari Pengguna

Mengapa Burung Bermigrasi? Ini Penjelasan Selengkapnya

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Mengapa Burung Bermigrasi. Foto: Unsplash/ Shwetha Shankar
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Mengapa Burung Bermigrasi. Foto: Unsplash/ Shwetha Shankar

Mengapa burung bermigrasi? Pertanyaan ini terlintas ketika melihat kawanan burung terbang bersama dalam jumlah banyak menuju wilayah tertentu.

Fenomena tersebut menjadi salah satu bagian menarik dari kehidupan burung yang terjadi secara alami dan melibatkan perjalanan dalam jarak yang cukup jauh.

Mengapa Burung Bermigrasi ke Lingkungan Baru?

Ilustrasi Mengapa Burung Bermigrasi. Foto: Unsplash/ Ben Berwers

Mengapa burung bermigrasi? Dikutip dari laman birdlife.org, burung melakukan migrasi terutama untuk bertahan hidup dan mendapatkan kondisi lingkungan yang lebih mendukung. Pergantian musim menyebabkan perubahan pada habitat, ketersediaan makanan, dan cuaca.

Ketika kondisi di suatu wilayah tidak lagi mendukung, burung perlu berpindah ke tempat lain yang menyediakan makanan lebih melimpah serta habitat yang sesuai untuk berkembang biak dan membesarkan anak-anaknya.

Migrasi menjadi bagian penting dalam kehidupan berbagai jenis burung. Perjalanan tersebut tidak dilakukan secara sembarangan karena membutuhkan kekuatan dan stamina yang besar.

Bahkan, beberapa jenis burung mampu menempuh perjalanan hingga ribuan kilometer untuk mencapai wilayah yang memiliki kondisi lebih sesuai. Namun, perjalanan panjang tersebut juga memiliki risiko, termasuk kemungkinan burung mati selama perjalanan.

Bagaimana Burung Mempersiapkan Migrasi dan Seberapa Jauh?

Dorongan untuk melakukan migrasi berkaitan dengan perubahan hormon dalam tubuh burung. Perubahan alami pada paparan cahaya matahari ketika musim berganti dapat memicu hormon yang membuat burung mulai merasa gelisah dan bersiap untuk melakukan perjalanan.

Burung kemudian berkumpul dalam kawanan dan meningkatkan jumlah makanan yang dikonsumsi untuk menyimpan energi sebelum menempuh perjalanan panjang.

Kemampuan burung dalam melakukan perjalanan migrasi sangat mengagumkan. Salah satu contohnya adalah Arctic Tern, yang dapat melakukan perjalanan dari satu kutub ke kutub lainnya sebanyak dua kali dalam setahun. Ada pula Bar-tailed Godwit yang mampu terbang tanpa berhenti dari Alaska menuju Selandia Baru hanya dalam waktu sekitar 11 hari.

Setelah siap melakukan perjalanan, burung biasanya bergerak ke arah selatan selama musim dingin untuk mendapatkan makanan yang lebih melimpah. Kemudian, ketika musim semi tiba, burung akan kembali ke wilayah utara untuk berkembang biak. Pola perjalanan tersebut membuat burung dapat memanfaatkan kondisi lingkungan yang paling sesuai pada waktu tertentu dalam setahun.

Salah satu contohnya adalah White Stork atau bangau putih yang berpindah dari Eropa Utara untuk menghabiskan musim dingin di wilayah selatan Spanyol. Sebagian bahkan melakukan perjalanan lebih jauh menuju Sudan Selatan atau Chad bagian timur. Di wilayah tersebut, munculnya kawanan serangga setelah musim hujan menjadi sumber makanan yang melimpah bagi burung.

Sementara itu, Spoon-billed Sandpiper berkembang biak di Rusia pada bulan Mei. Setelah itu, burung tersebut melakukan perjalanan melewati China dan Thailand untuk menghabiskan musim dingin di Teluk Mottama, Myanmar. Kawasan lahan basah tersebut merupakan habitat penting yang mendukung sekitar 50 persen populasi Spoon-billed Sandpiper.

Itulah penjelasan mengenai mengapa burung bermigrasi dan informasi lengkapnya yang menjadi pengetahuan penting untuk memahami alasan burung melakukan perjalanan jauh. (Idaf)

Baca juga: Mengapa Wortel Berwarna Oranye? Ini Fakta Menariknya