Konten dari Pengguna

Mengapa Cabai Terasa Pedas ? Ini Penjelasan Ilmiahnya

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi mengapa cabai terasa pedas.Foto: Steve A Johnson / Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mengapa cabai terasa pedas.Foto: Steve A Johnson / Unsplash

Tentu ada alasan mengapa cabai terasa pedas, baik saat dimakan langsung maupun setelah cabai dijadikan bumbu masakan.

Bukan berkaitan dengan hal-hal mistis, rasa pedas pada cabai bisa dijelaskan secara ilmiah.

Mengapa Cabai Terasa Pedas Meski Jadi Bumbu Masak?

Ilustrasi mengapa cabai terasa pedas.Foto: Torbjørn Helgesen / Unsplash

Mengutip buku Buku Pintar Ibu Rumah Tangga, Nailul HD Rahmalia Agustina, (2013:85), alasan mengapa cabai terasa pedas karena suatu zat aktif.

Zat yang dimaksud bernama capsaicin. Saat menyentuh mulut, zat tersebut dapat menimbulkan rasa pedas hingga meninggalkan sensasi terbakar.

Agar lebih paham mengenai penyebab cabai terasa pedas di mulut, silakan simak ulasan di bawah ini:

1. Adanya Zat Aktif Capsaicin

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, cabai memiliki zat penyebab munculnya rasa pedas yang disebut dengan capsaicin.

Bagian cabai yang paling banyak memproduksi capsaicin adalah plasenta. Bentuknya berupa tali putih tempat biji melekat yang terletak di tengah buah cabai.

Efek pedas yang disebabkan oleh zat tersebut tidak mudah larut dalam air putih tanpa campuran.

Fakta itu membuat orang yang merasa pedas setelah makan cabai tetap akan merasa kepedasan meski sudah minum banyak air putih.

2. Reaksi Saraf

Saat masuk ke mulut, zat capsaicin akan langsung menempel pada reseptor saraf yang disebut TRPV1 di lidah.

Tugas dari TRPV1 adalah untuk merasakan panas. Jadi sangat wajar jika lidah terasa terbakar ketika makan cabai.

Ada beberapa cara cepat untuk menghilangkan sensasi panas dan terbakar stelah makan cabai atau mengonsumsi makanan pedas.

Silakan minum susu atau mengonsumsi makanan yang mengandung babyak tepung, seperti roti tawar dan nasi.

3. Mekanisme Pertahanan Diri

Secara alami, tanaman cabai menghasilkan zat pedas yang bertujuan untuk melindungi buahnya dari hewan pemangsa.

Adanya rasa pedas dapat membuat hewan pemangsa mengurungkan niatnya untuk makan cabai.

Berdasarkan khasiatnya itu, petani sering memanfaatkan cabai sebagai insektisida alami untuk mengusir hama tanaman.

Cara pembuatan insektisida dari buah cabai sangat mudah. Cukup hancurkan buahnya, kemudian diamkan semalaman sebelum digunakan.

Itulah ulasan mengenai alasan mengapa cabai terasa pedas. Supaya rasa pedasnya cepat berkurang, minum susu dan hindari minum air putih biasa. (NOV)

Baca juga: Mengapa Wortel Berwarna Oranye? Ini Fakta Menariknya