Konten dari Pengguna

Mengapa Daun Tanaman Bisa Berubah Warna dan Mengering? Ini Jawabannya

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Mengapa Daun Tanaman Bisa Berubah Warna dan Mengering? Unsplash.com/Jeff Ma
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Mengapa Daun Tanaman Bisa Berubah Warna dan Mengering? Unsplash.com/Jeff Ma

Mengapa daun tanaman bisa berubah warna dan mengering? Daun tanaman mengalami perubahan warna seperti menguning, menjadi cokelat, lalu mengering dan gugur semuanya akibat perubahan fisiologis di dalam jaringan daun.

Pada umumnya penyebabnya adalah proses alami. Namun di situasi lain, perubahan ini juga dapat menunjukkan adanya kekurangan air, kekurangan unsur hara, penyakit, atau kondisi lingkungan yang tidak sesuai.

Beberapa Alasan Mengapa Daun Tanaman Bisa Berubah Warna dan Mengering?

Ilustrasi Mengapa Daun Tanaman Bisa Berubah Warna dan Mengering? Unsplash.com/Andréas BRUN

Mengapa daun tanaman bisa berubah warna dan mengering? Berikut adalah penjelasannya berdasarkan halaman openstax.org, OpenStax, Biology, Chapter 30.4 “Leaves”.

1. Daun Pada Umumnya Berwarna Hijau

Daun adalah organ utama tumbuhan sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis, proses tanaman menggunakan energi cahaya untuk membentuk makanan. Warna hijau daun terutama berasal dari klorofil, yaitu pigmen yang ada di dalam kloroplas sel daun.

Klorofil bertugas menyerap energi cahaya untuk membantu proses fotosintesis. Karena klorofil menyerap cahaya merah dan biru serta lebih banyak memantulkan cahaya hijau, maka mata manusia melihat daun sebagai berwarna hijau.

Pendeknya, cahaya matahari ditangkap oleh klorofil untuk menangkap energi. Kemudian terjadi fotosintesis, proses tanaman menghasilkan makanan. Sebab itulah, pada saat jumlah atau kondisi klorofil berubah, warna daun juga ikut berubah.

2. Penyebab Daun Berubah Menjadi Kuning

Perubahan warna daun dari hijau menjadi kuning disebut klorosis. Penyebabnya adalah berkurangnya klorofil. Daun mengalami penuaan karena daun tidak hidup selamanya.

Pada saat daun memasuki tahap tua, tanaman dapat mengalami yang namanya proses senescence (penuaan).

Di tahap ini, tanaman perlahan membongkar berbagai komponen di dalam daun dan memindahkan sebagian unsur yang masih berfungsi ke bagian tanaman yang lebih muda.

Selanjutnya klorofil mengalami degradasi sehingga warna hijaunya berkurang. Pigmen daun lain yang sebelumnya tertutupi oleh warna hijau klorofil akhirnya menjadi lebih terlihat.

Akibat hal tersebut, daun mengalami perubahan dari warna hijau, hijau kekuningan, kuning, cokelat, kering, dan pada akhirnya gugur.

Daun yang berwarna kuning tidak selalu berarti tanaman sedang sakit. Pada daun tua, terjadinya perubahan tersebut merupakan bagian dari siklus hidup normal pada tanaman.

3. Kekurangan Air Menyebabkan Daun Layu Kemudian Mengering

Pada saat tanaman kekurangan air, tekanan turgor sel pada tanaman akan menurun. Akibatnya, daun menjadi kehilangan kekakuannya dan menjadi layu. Setelah layu terus menerus daun pun akan mengering dan akhirnya gugur.

4. Terlalu Banyak Air juga Menyebabkan Daun Menguning dan Mengering

Tanaman dapat bermasalah karena kekurangan air dan juga karena kelebihan air. Apabila media tanam terus-menerus terlalu basah, maka ruang udara di sekitar akar menjadi berkurang.

Akar membutuhkan cukup oksigen untuk melakukan respirasi. Pada kondisi akar yang mengalami kekurangan oksigen, maka fungsi akar dapat terganggu bahkan akar bisa mati.

Sebab itu, tanaman yang terlalu banyak air bisa menunjukkan daun yang pucat, kemudian berubah menjadi kuning, layu, busuk, hingga mengering.

Mengapa daun tanaman bisa berubah warna dan mengering? Hak ini terjadi karena kondisi fisiologis daun berubah. Pada daun tua, klorofil memang secara alami terurai hingga membuat warna hijau berkurang dan pigmen daun lainnya lebih terlihat. (Win)

Baca juga: Mengapa Keris Diakui UNESCO Sebagai Warisan Budaya? Inilah Sejarahnya