Konten dari Pengguna

Mengapa Harimau Memiliki Belang? Cek Penjelasan Warna Bulunya

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mengapa Harimau Memiliki Belang. Unsplash.com/Frida Lannerström
zoom-in-whitePerbesar
Mengapa Harimau Memiliki Belang. Unsplash.com/Frida Lannerström

Harimau tergolong jenis kucing besar yang paling mudah diidentifikasi karena pola belang pada bulunya yang mencolok. Bulu dengan ciri khas uniknya ini, membuat banyak ahli dan pengunjung kebun binatang mencari tahu mengapa harimau memiliki belang?

Dikutip dari www.nathab.com, jaguar dan macan tutul memiliki bulu dengan pola totol berbentuk roset. Sedangkan singa memiliki bulu berwarna keemasan dan bagi singa jantan memiliki surai.

Di samping itu, harimau memiliki ciri khas berupa garis-garis vertikal yang berwarna cokelat atau hitam yang menghiasi tubuhnya. Ciri buku unik ini bisa dilihat saat harimau berjalan di hutan, padang rumput, atau kebun binatang.

Mengapa Harimau Memiliki Belang pada Bulunya yang Mencolok?

Mengapa Harimau Memiliki Belang. Unsplash.com/A G

Mengapa harimau memiliki belang? Seperti yang telah diketahui manusia. Bahwa alam tidak pernah menciptakan sesuatu tanpa adanya tujuan. Inilah beberapa alasan mengapa harimau mempunyai bulu yang bermotif belang.

1. Belang Harimau Berfungsi untuk Kamuflase

Harimau adalah predator puncak di posisi teratas dalam rantai makanan. Hewan ini tidak perlu bersembunyi dari hewan yang akan memangsa mereka. Namun di samping itu, harimau adalah hewan soliter.

Harimau tidak hidup berkelompok atau berburu secara berkelompok seperti halnya singa. Itulah mengapa, harimau sangat mengandalkan kemampuan menyelinapnya saat berburu.

Di sinilah belang pada tubuh harimau sangat berfungsi. Menurut ahli biologi, belang ini bekerja dengan mekanisme “disruptive coloration”, yaitu pewarnaan yang memecah bentuk tubuh.

Sehingga ukuran tubuh harimau yang besar akan menjadi lebih sulit untuk dikenali. Dengan begitu, harimau dapat lebih mudah menyatu dengan pepohonan atau rerumputan tinggi.

Ketika berada di hutan atau rimba, garis-garis hitam dan bulu berwarna cokelat harimau menyerupai pola cahaya matahari yang menembus celah-celah pepohonan.

Warna belang ini membantu harimau berbaur dengan cahaya yang tersaring serta bayangan pepohonan. Sehingga harimau akan lebih sulit terlihat oleh mangsanya.

Akibatnya, seekor rusa tidak akan menyadari keberadaan predator di dekatnya. Karena harimau yang sedang mengintai terlihat menyatu dengan lingkungan di sekitarnya.

2. Warna Belang pada Setiap Harimau Berbeda

Bukti lain yang menyatakan bahwa belang harimau berfungsi sebagai kamuflase tampak dari perbedaan polanya pada enam subspesies harimau.

Misalnya, harimau Sumatra memiliki belang yang lebih sempit dibandingkan dengan beberapa jenis harimau lainnya. Harimau Sumatra juga memiliki jumlah belang yang lebih banyak.

Harimau Sumatra cenderung hidup di hutan lebat, sehingga pola belangnya sangat sesuai dengan lingkungan tempat tinggalnya.

Fakta menarik yang tak kalah mengejutkan adalah bukan hanya bulu harimau saja yang memiliki belang hitam. Apabila seluruh bulunya dicukur, kulit di bawah bulu harimau ini ternyata memiliki pola yang sama. Hingga tampak seolah-olah harimau memiliki tato.

Selain itu, pola belang setiap bulu harimau benar-benar unik. Tidak ada dua harimau dengan pola belang persis sama. Mekanismenya hampir mirip seperti sidik jari manusia.

Mengapa harimau memiliki belang? Pola belang imi adalah hasil adaptasi evolusioner yang membantu harimau menyamarkan tubuhnya, mendekati mangsa, membantunya berburu. Pengetahuan ini dapat membantu manusia memahami pola makhluk hidup di bumi. (Win)

Baca juga: Mengapa Kupu-Kupu Memiliki Sayap Berwarna-Warni? Ini Alasannya Menurut Sains