Konten dari Pengguna

Mengapa Katak Bisa Hidup di Darat dan Air? Cek Sistem Reproduksinya

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mengapa Katak Bisa Hidup di Darat dan Air. Unsplash.com/Jared Evans
zoom-in-whitePerbesar
Mengapa Katak Bisa Hidup di Darat dan Air. Unsplash.com/Jared Evans

Mengapa katak bisa hidup di darat dan air? Katak bisa hidup di dua alam ini karena memiliki tubuh dan sistem pernapasan yang bisa beradaptasi dengan dua lingkungan tersebut.

Proses reproduksi katak berlangsung melalui mekanisme pembuahan eksternal, terjadi di luar tubuh induk betina, yaitu di dalam air.

Mengapa Katak Bisa Hidup di Darat dan Air, Dua Lingkungan Alam

Mengapa Katak Bisa Hidup di Darat dan Air. Unsplash.com/Austin Santaniello

Untuk mengetahui mengapa katak bisa hidup di darat dan air, penjelasan seputar sistem reproduksi katak perlu dipahami dulu.

Katak jantan bertugas menghasilkan dan melepaskan sperma, kemudian katak betina menghasilkan telur dan meletakkannya di air.

Saat siklus kawin, katak jantan memeluk betina (ampleksus) dan sperma dikeluarkan pada saat telur dilepaskan. Kemudian sperma akan membuahi telur di luar tubuh betina.

Telur akan berkembang menjadi berudu, kemudian mengalami metamorfosis hingga menjadi katak dewasa.

Mengutip penjelasan www.britannica.com, katak memiliki sistem pernapasan yang sangat adaptif. Hal ini membuat katak mampu bernapas dengan beberapa cara sepanjang siklus hidupnya dan dengan berbagai kondisi lingkungan.

1. Kecebong dapat Bernapas dengan Insang

Katak memulai fase kehidupannya sebagai larva air yang sering disebut kecebong. Di fase ini, kecebong menggunakan insang untuk bernapas.

Insang dan ekor kecebong memiliki sirip besar yang membantu proses pertukaran gas. Oksigen dari air di sekitarnya akan berdifusi masuk ke dalam aliran darah kecebong.

Seiring pertumbuhannya, insang dan sirip ekornya menyusut dan akhirnya menghilang. Sementara itu, paru-paru mulai berkembang. Perubahan tersebut mempersiapkan katak untuk menjalani kehidupan di darat.

2. Katak Dewasa Menggunakan Paru-paru

Saat mengalami metamorfosis menjadi katak dewasa, paru-paru menjalani fungsi utamanya sebagai alat pernapasan katak.

Katak memasukkan udara ke dalam paru-parunya menggunakan mekanisme pompa bukal (buccal pumping). Katak menarik udara ke rongga mulut, kemudian mengangkat dasar rongga mulut untuk dapat mendorong udara masuk ke paru-paru.

3. Katak dapat Bernapas Melalui Kulitnya

Katak juga dapat menyerap oksigen secara langsung melalui kulitnya. Proses ini dinamakan respirasi kutaneus (cutaneous respiration).

Kulit katak yang tipis dan lembap kaya akan pembuluh darah. Kondisi ini membuat kulit katak menjadi permukaan yang sangat baik untuk pertukaran gas.

Mengapa katak bisa hidup di darat dan air? Jawabannya karena katak hewan amfibi, hewan yang dapat hidup di dua alam. Katak juga adalah hewan yang mengalami metamorfosis dengan alat nafas insang saat berudu dan paru-paru serta kulit saat dewasa. (Win)

Baca juga: Mengapa Kucing Suka Menjilat Tubuh? Ini Alasannya