Konten dari Pengguna

Mengapa Kucing Suka Menjilat Tubuh? Ini Alasannya

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kenapa kucing sering menjilat tubuh? Foto: Unsplash/Manja Vitolic
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kenapa kucing sering menjilat tubuh? Foto: Unsplash/Manja Vitolic

Kenapa kucing sering menjilat tubuh? Kebiasaan tersebut menjadi salah satu perilaku yang mudah ditemukan pada kucing, terutama ketika sedang beristirahat atau setelah melakukan aktivitas tertentu.

Gerakannya terlihat sederhana, tetapi menjilati bulu merupakan bagian penting dari keseharian kucing. Tidak hanya dilakukan untuk menjaga tubuh tetap bersih, perilaku ini juga berkaitan dengan kondisi bulu, kenyamanan, hingga cara kucing merespons perubahan di sekitarnya.

Karena itu, frekuensi kucing menjilati tubuhnya sebenarnya dapat memberikan gambaran mengenai kondisi normal maupun perubahan tertentu pada hewan tersebut.

Kenapa Kucing Sering Menjilat Tubuh Setelah Beraktivitas?

Ilustrasi Kenapa kucing sering menjilati tubuhnya? . Foto: Unsplash/Adri Engelbrecht

Kenapa kucing sering menjilat tubuh? Dikutip dari laman www.petmd.com, kucing dapat menghabiskan sekitar dua hingga lima jam dalam sehari untuk menjilati bulunya.

Perilaku tersebut merupakan bagian normal dari perawatan tubuh dan sudah mulai dilakukan sejak anak kucing berusia sekitar empat minggu.

Salah satu alasan utamanya adalah untuk membersihkan tubuh. Lidah kucing yang memiliki permukaan kasar membantu mengangkat kotoran, bulu yang rontok, serta parasit dari permukaan tubuh.

Kucing juga dapat menjilati telapak kakinya, kemudian menggunakannya untuk membersihkan bagian wajah dan telinga. Selain itu, proses tersebut membantu menyebarkan minyak alami pada bulu sehingga kondisinya tetap terawat.

Menjilati tubuh juga membantu kucing mengatur suhu. Ketika air liur menguap dari permukaan bulu, panas tubuh ikut terbawa sehingga memberikan efek pendinginan.

Hal ini menjadi penting karena kucing tidak mendinginkan tubuh dengan berkeringat seperti manusia. Gerakan lidah yang mengenai kulit juga disebut dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah, terutama pada bagian kaki dan jari.

Di sisi lain, kebiasaan tersebut tidak selalu berkaitan dengan kebersihan. Kucing dapat lebih sering menjilati bagian tubuh tertentu ketika kulit terasa gatal atau mengalami iritasi.

Rasa sakit juga bisa membuat kucing berulang kali menjilati area tertentu, misalnya bagian tubuh yang mengalami gangguan. Stres dan kecemasan akibat perubahan lingkungan, seperti pindah tempat tinggal, adanya anggota keluarga baru, atau perubahan rutinitas, juga dapat membuat frekuensi grooming meningkat.

Kebiasaan menjilati juga terlihat ketika kucing berinteraksi dengan kucing lain. Aktivitas tersebut merupakan bentuk perawatan sosial yang membantu mempererat hubungan sekaligus mencampurkan aroma tubuh sehingga terbentuk aroma kelompok.

Induk kucing pun menjilati anaknya untuk membersihkan tubuh ketika anak kucing belum mampu merawat diri sendiri.

Meski normal, perubahan perilaku perlu diperhatikan. Jika kucing menjilati tubuh lebih dari lima jam sehari, terlalu fokus pada satu bagian, mengalami kerontokan bulu, kulit memerah, atau muncul luka, kondisi tersebut dapat menjadi tanda adanya masalah kesehatan atau perilaku. Pemeriksaan dokter hewan diperlukan untuk mengetahui penyebabnya.

Mengapa kucing suka menjilat tubuh? Kebiasaan kucing menjilati tubuh merupakan bagian dari perilaku alami yang membantu menjaga kebersihan, kenyamanan, dan kondisi bulunya.

Selama dilakukan dalam batas wajar tanpa disertai perubahan fisik maupun perilaku lain, grooming merupakan aktivitas normal bagi kucing.(Yolan)

Baca juga: Mengapa Hewan Melakukan Kamuflase? Cek Alasan dan Tujuannya di Sini