Konten dari Pengguna

Mengapa Kerajaan Sriwijaya Menjadi Pusat Perdagangan? Ini Jawabannya

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi mengapa kerajaan sriwijaya menjadi pusat perdagangan.Foto: Motomoto sc / Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mengapa kerajaan sriwijaya menjadi pusat perdagangan.Foto: Motomoto sc / Unsplash

Ada beberapa faktor yang menyebabkan mengapa kerajaan Sriwijaya menjadi pusat perdagangan. Salah satu di antaranya yakni letak geografis kerajaan yang dinilai strategis.

Hal itu juga yang menyebabkan kerajaan ini berkembang semakin besar bisa membangun kerajaannya dan mencukupi rakyatnya.

Faktor-Faktor Mengapa Kerajaan Sriwijaya Menjadi Pusat Perdagangan Nusantara

Ilustrasi mengapa kerajaan sriwijaya menjadi pusat perdagangan.Foto: Rizki Oceano / Unsplash

Jika membahas sejarah kerajaan-kerajaan di Indonesia tidak lepas dari kerajaan terbesar di Indonesia zaman dulu yakni Sriwijaya. Lalu mengapa Kerajaan Sriwijaya Menjadi Pusat Perdagangan?

Sebelumnya sudah dijelaskan bahwa salah satu faktor yang membuat Sriwijaya dianggap sebagai pusat perdagangan karena faktor geografis yang strategis. Di bawah ini penjelasan lengkapnya:

1. Letak Geografis yang Strategis

Mengutip buku IPS: Jilid 5, NTR, (2003:8), kerajaan Sriwijaya terletak di tepi Sungai Musi. Ibu kotanya diperkirakan terletak di sekitar kota Palembang sekarang ini.

Sriwijaya terletak di jalur perdagangan antara Cina dan India. Akibatnya, kapal-kapal dagang asing banyak yang singgah di pelabuhan Sriwijaya.

Letak kerajaan ini juga tidak jauh dari Selat Malaka, Sunda, dan Bangka, sehingga menjadikannya kerajaan yang strategis untuk transit dan melakukan perdagangan.

2. Memiliki Kekuatan Militer yang Bagus

Kerajaan Sriwijaya memiliki kekuatan militer untuk menaklukan daerah-daerah di sekitarnya. Selain itu armada laut mereka juga mampu menjaga serta mengawasi daerah kekuasaan mereka.

Bahkan kekuatan armada laut mereka yang bagus tidak hanya digunakan untuk berperang dengan musuh, tetapi juga mengawal kapal-kapal pedagang yang melintasi dan juga yang singgah.

Tidak jarang armada laut mereka juga melindungi kapal pedagang dari serangan bajak laut. Hal ini membuat pedagang merasa aman dan membuat perdagangan semakin lancar.

3. Kebijakan Ekonomi yang Pas

Kerajaan Sriwijaya menerapkan kebijakan ekonomi yakni setiap kapal-kapal yang berlabuh di daerah kekuasaannya dikenakan upeti atau bea masuk.

Selain itu mereka juga mengumpulkan hasil bumi dari berbagai daerah. Hasil bumi tersebut sering dibutuhkan oleh orang-orang dari luar negeri.

Hal tersebut juga mengakibatkan banyak pajak dan cukai yang masuk ke kas kerajaan. Keuangan yang kuat inilah yang menyebabkan Sriwijaya mampu membangun kerajaan dan mensejahterakan rakyatnya.

Faktor utama mengapa kerajaan Sriwijaya menjadi pusat perdagangan yakni karena letaknya yang strategis di jalur perdagangan dunia.

Hal itu pula yang membuat keuangan Sriwijaya meningkat sehingga bisa membangun kerajaan yang lebih besar. (NOV)

Baca juga: Budaya Indonesia yang Berasal dari Kerajaan, Jejak Kejayaan Masa Lampau