Mengapa Kunang-Kunang Bisa Menyala? Ini Penjelasan di Balik Cahayanya
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mengapa kunang-kunang bisa menyala menarik untuk diperhatikan, terutama ketika serangga kecil ini mulai muncul di malam hari.
Di tengah suasana yang gelap, cahaya dari tubuhnya terlihat seperti titik-titik kecil yang bergerak di antara rerumputan atau pepohonan.
Mengapa Kunang-Kunang Bisa Menyala Padahal Tubuhnya Kecil?
Mengapa kunang-kunang bisa menyala? Dikutip dari situs cmnh.org cahaya yang muncul dari tubuh kecil serangga ini berasal dari proses kimia alami yang disebut bioluminesensi.
Proses tersebut terjadi pada bagian tubuh kunang-kunang, terutama di area perut yang memiliki organ khusus penghasil cahaya. Menariknya, cahaya yang dihasilkan hampir tidak menimbulkan panas sehingga sering disebut sebagai “cahaya dingin”.
Prosesnya melibatkan beberapa komponen penting, yaitu senyawa bernama luciferin, enzim luciferase, serta oksigen. Ketika ketiganya bertemu dalam kondisi yang sesuai, terjadi reaksi kimia yang menghasilkan cahaya.
Luciferin menjadi bahan yang menghasilkan cahaya, sedangkan luciferase membantu mempercepat reaksi tersebut. Oksigen kemudian berperan dalam proses yang membuat cahaya dapat muncul.
Kemampuan menghasilkan cahaya ini tentu bukan sekadar membuat kunang-kunang terlihat cantik ketika terbang atau hinggap di rerumputan pada malam hari.
Bagi kunang-kunang cahaya merupakan bagian penting dari cara berkomunikasi, salah satu kegunaan utamanya berkaitan dengan mencari pasangan.
Pada beberapa jenis kunang-kunang, kunang-kunang jantan akan terbang sambil mengeluarkan kedipan dengan pola tertentu. Ada yang menghasilkan satu kedipan, ada pula yang memiliki ritme cahaya yang lebih khas.
Kunang-kunang betina biasanya berada di tempat seperti dedaunan atau tumbuhan dan memberikan respons melalui cahaya ketika menemukan sinyal yang sesuai.
Pola kedipan tersebut juga membantu kunang-kunang mengenali individu dari jenis yang sama. Di tengah suasana malam yang gelap, cahaya menjadi semacam tanda pengenal.
Setiap spesies dapat memiliki pola, durasi, atau ritme cahaya yang berbeda sehingga tidak sembarangan memberikan respons terhadap sinyal dari kunang-kunang lain.
Itulah penjelasan mengapa kunang-kunang bisa menyala? Keunikan cahaya tersebut menunjukkan bahwa alam memiliki banyak cara sederhana tetapi menakjubkan dalam kehidupan makhluk hidup.
Tak heran jika kemunculan kunang-kunang masih menjadi pemandangan yang menarik dan membuat suasana malam terasa berbeda. (shr)
Baca juga: Bagaimana Aurora Terbentuk? Ini Proses Terjadinya di Langit