Konten dari Pengguna

Mengapa Lumba-Lumba Sering Melompat? Simak Fakta Menariknya

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ilustrasi mengapa lumba-lumba sering melompat. unsplash/Noah Boyer
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi mengapa lumba-lumba sering melompat. unsplash/Noah Boyer

Mengapa Lumba-Lumba sering melompat menjadi hal menarik ketika mamalia laut ini terlihat berenang di permukaan. Lompatan yang dilakukan lumba-lumba tidak selalu memiliki bentuk yang sama.

Ada gerakan rendah dan cepat, sementara ada pula lompatan ketika seluruh tubuh keluar dari air sebelum kembali dengan cipratan besar. Perbedaan gerakan tersebut berkaitan dengan perilaku lumba-lumba dalam situasi tertentu.

Mengapa Lumba-Lumba Sering Melompat dan Berenang di Permukaan?

ilustrasi mengapa lumba-lumba sering melompat. unsplash/

Mengutip penjelasan sanddollarboattours.com, mengapa Lumba-Lumba sering melompat dapat dikaitkan dengan beberapa aktivitas, mulai dari bergerak dengan lebih efisien, mencari makanan, berkomunikasi, hingga bermain.

Ahli biologi laut juga membedakan beberapa jenis lompatan berdasarkan bentuk dan cara lumba-lumba melakukannya. Porpoising merupakan lompatan rendah dan cepat ketika lumba-lumba berenang dengan kecepatan tinggi.

Sementara itu, breaching terjadi ketika seluruh tubuh lumba-lumba keluar dari air, terkadang disertai gerakan memutar. Ada pula bow-wake riding, yaitu perilaku ketika lumba-lumba memanfaatkan gelombang yang terbentuk di depan kapal.

Salah satu bentuk lompatan, yaitu porpoising, berkaitan dengan efisiensi ketika berenang. Air memiliki kepadatan sekitar 800 kali lebih besar daripada udara. Kondisi tersebut membuat tubuh lumba-lumba menghadapi hambatan cukup besar ketika terus bergerak di dalam air.

Dengan melompat rendah dan membentuk lengkungan pendek di atas permukaan, lumba-lumba dapat mengurangi hambatan tersebut untuk sementara. Pola ini biasanya terlihat ketika lumba-lumba menempuh jarak jauh di perairan terbuka, mengikuti arus, atau bergerak dengan kecepatan tinggi.

Lompatan juga dapat muncul ketika lumba-lumba sedang mencari makanan. Saat sekumpulan ikan berkumpul dalam jumlah besar, lumba-lumba dapat mengejar dari bawah dan mendorong ikan menuju permukaan.

Ikan yang berusaha melarikan diri dapat bergerak cepat ke berbagai arah. Dalam kondisi tersebut, lumba-lumba dapat melompat keluar dari air sebagai bagian dari aktivitas mengejar mangsa. Gerakan tersebut juga dapat membantu mengikuti ikan yang bergerak mendekati permukaan.

Lumba-lumba dikenal sebagai mamalia laut yang cerdas dan hidup dalam kelompok. Aktivitas bermain menjadi bagian dari perilaku yang dapat ditemukan pada lumba-lumba, terutama pada individu yang masih muda.

Lompatan juga dapat berkaitan dengan komunikasi. Ketika tubuh lumba-lumba menghantam permukaan air, suara dan getaran yang dihasilkan dapat merambat melalui air. Kondisi tersebut berpotensi memberikan sinyal kepada lumba-lumba lain yang berada di sekitar.

Dengan demikian, satu jenis lompatan belum tentu memiliki fungsi yang sama pada setiap kondisi. Faktor seperti kecepatan berenang, keberadaan makanan, interaksi sosial, dan lingkungan dapat mempengaruhi perilaku lumba-lumba di permukaan air.

Jadi, mengapa Lumba-Lumba sering melompat? Perilaku tersebut dapat berkaitan dengan berbagai aktivitas, seperti mengurangi hambatan saat berenang, mengejar makanan, berkomunikasi, bermain, dan membantu menjaga kebersihan tubuh.

Gerakan yang terlihat seperti pertunjukan tersebut sebenarnya merupakan bagian dari perilaku alami lumba-lumba. (DANI)

Baca juga: Mengapa Hewan Melakukan Kamuflase? Cek Alasan dan Tujuannya di Sini