Mengapa Menak Jingga Menjadi Musuh Damarwulan Menurut Legenda Rakyat Jawa Timur
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kisah Damarwulan dan Menak Jingga merupakan salah satu legenda rakyat yang populer di Jawa Timur. Banyak orang bertanya mengapa Menak Jingga menjadi musuh Damarwulan.
Kisah ini merupakan perseteruan antara seorang ksatria Majapahit dengan Adipati Blambangan. Konflik tersebut dipengaruhi ambisi, penolakan, hingga upaya mempertahankan kekuasaan.
Mengapa Menak Jingga Menjadi Musuh Damarwulan? Ini Alasannya
Perseteruan Damarwulan dan Menak Jingga tidak terjadi tanpa alasan. Berikut beberapa alasan mengapa Menak Jingga menjadi musuh Damarwulan:
1. Lamaran Menak Jingga Ditolak Ratu Kencanawungu
Menak Jingga, Adipati Blambangan, jatuh cinta kepada Ratu Kencanawungu dan mengirim lamaran untuk mempersuntingnya. Sayangnya lamaran itu ditolak secara halus oleh sang ratu.
Penolakan itu membuat Menak Jingga merasa dipermalukan sehingga kemarahannya berubah menjadi permusuhan terhadap Majapahit.
Berdasarkan buku Pararaton: Kitab Para Raja, Otto Sukatno, (2018: 164), Menak Jingga pada dasarnya memiliki kesaktian yang pilih tanding sehingga Kencanawungu tidak mampu mengalahkannya.
2. Menak Jingga Melakukan Pemberontakan terhadap Majapahit
Setelah lamarannya ditolak, Menak Jingga memutuskan memberontak kepada Kerajaan Majapahit. Ia mulai menaklukkan sejumlah wilayah di pesisir timur dan memperluas kekuasaannya.
Tindakan tersebut membuat keamanan kerajaan terganggu sehingga Majapahit harus segera mencari cara untuk menghentikannya.
3. Banyak Ksatria Majapahit Gagal Mengalahkannya
Majapahit mengirim beberapa ksatria untuk menghadapi Menak Jingga, termasuk Adipati Tuban, Ranggalawe.
Namun, mereka tidak mampu mengalahkannya karena Menak Jingga memiliki kesaktian yang luar biasa. Kekalahan para ksatria membuat ancaman terhadap Majapahit semakin besar.
4. Damarwulan Ditugaskan Menghadapi Menak Jingga
Ketika tidak ada lagi ksatria yang berhasil mengalahkan Menak Jingga, Damarwulan menawarkan diri kepada Ratu Kencanawungu.
Meskipun hanya dikenal sebagai pelayan di rumah Patih Logender, Damarwulan dipercaya menjalankan tugas tersebut karena keberanian, kecerdikan, dan tekadnya yang kuat.
5. Damarwulan Berhasil Mengalahkan Menak Jingga
Dengan bantuan Dewi Anjasmara dan strategi yang matang, Damarwulan berhasil menemukan kelemahan Menak Jingga.
Pertarungan keduanya berakhir dengan kemenangan Damarwulan sehingga pemberontakan dapat dihentikan. Sejak saat itu, Damarwulan dikenal sebagai pahlawan yang menyelamatkan Majapahit.
Itulah jawaban dari pertanyaan mengapa Menak Jingga menjadi musuh Damarwulan menurut legenda rakyat Jawa Timur.
Permusuhan tersebut bermula dari penolakan lamaran, berkembang menjadi pemberontakan terhadap Majapahit, dan akhirnya berakhir setelah Damarwulan berhasil mengalahkan Menak Jingga. (NOV)
Baca juga: Asal Usul Karapan Sapi Menurut Budaya Madura