Konten dari Pengguna

Ngunduh Mantu Artinya dalam Adat Jawa serta Rangkaian Acaranya

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Ngunduh Mandu/Unsplash/Rio Syhputra
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ngunduh Mandu/Unsplash/Rio Syhputra

Ngunduh mantu artinya bagian dari rangkaian pernikahan adat Jawa yang menjadi simbol penerimaan menantu perempuan ke dalam keluarga pihak pengantin pria.

Tradisi ini umumnya dilaksanakan setelah acara pernikahan atau resepsi di pihak keluarga pengantin wanita selesai. Berikut adalah arti ngunduh mantu dalam Adat Jawa serta rangkaian acaranya.

Ngunduh Mantu Artinya Prosesi Menyambut Menantu

Photo by febri al barents on Unsplash

Ngunduh mantu artinya prosesi menyambut menantu. Dikutip dari video YouTube Mister Kuliner berjudul Upacara Ngunduh Mantu Adat Jawa Tengah (Surakarta) Part 1, rangkaian ngunduh mantu dalam adat Jawa dapat diawali dengan kedatangan pengantin bersama rombongan pengiring atau pangombyong.

Selanjutnya, prosesi dapat dilanjutkan dengan Imbal Wicara sebagai bagian dari penyerahan pengantin kepada keluarga pihak pria.

Pelaksanaan ngunduh mantu dapat memiliki susunan berbeda sesuai daerah, keluarga, dan bentuk acara yang dipilih. Salah satu bagian yang dikenal adalah penyerahan pengantin dari pihak keluarga wanita kepada keluarga pria.

Setelah itu, pengantin disambut melalui prosesi tertentu, kemudian dilanjutkan dengan acara penerimaan keluarga, doa, serta jamuan bagi kerabat dan tamu.

Pada beberapa pelaksanaan, terdapat pula iring-iringan pengantin atau pangambyong sebagai bagian dari suasana penyambutan.

Makna yang dibawa tidak berhenti pada kemeriahan pesta. Ngunduh mantu menjadi simbol bahwa keluarga pengantin pria secara terbuka menerima kehadiran menantu sebagai anggota keluarga baru.

Kehadiran kerabat dan masyarakat sekitar juga menciptakan ruang untuk mempererat hubungan sosial sekaligus menjaga kesinambungan tradisi.

Tradisi ngunduh mantu menunjukkan adanya nilai sosial berupa kebersamaan, kekeluargaan, dan penerimaan anggota keluarga baru. Kehadiran keluarga besar dan kerabat dalam acara tersebut turut menciptakan suasana hangat yang mempererat hubungan antarpihak.

Selain menjadi bentuk penyambutan, rangkaian acara juga menjadi kesempatan untuk menjaga hubungan baik sekaligus mengenalkan tradisi kepada generasi berikutnya.

Ngunduh mantu artinya bukan sekadar resepsi lanjutan, melainkan bagian dari budaya pernikahan yang memuat pesan tentang penerimaan, penghormatan, dan hubungan antarkeluarga.

Rangkaian acaranya dapat berkembang mengikuti kondisi zaman tanpa harus kehilangan makna utama sebagai ungkapan syukur dan penyambutan dalam keluarga Jawa.

Baca juga: Tradisi Jelang Idul Adha: Ketika Ketupat Tetap Jadi Pilihan.