Konten dari Pengguna

Nimfa adalah Tahap Perkembangan Serangga Tanpa Melalui Tahapan Apa? Cek di Sini

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi nimfa adalah tahap perkembangan serangga tanpa melalui tahapan. Foto: Unsplash.com/Patti Black
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi nimfa adalah tahap perkembangan serangga tanpa melalui tahapan. Foto: Unsplash.com/Patti Black

Nimfa adalah tahap perkembangan serangga tanpa melalui tahapan sebagai apa? Pertanyaan tersebut berkaitan dengan proses pertumbuhan serangga yang mengalami metamorfosis tidak sempurna.

Tahapan ini memiliki ciri khas yang membedakannya dari fase pertumbuhan serangga lainnya.

Perubahan bentuk tubuh selama pertumbuhan turut menentukan cara serangga bergerak, makan, dan menyesuaikan diri dengan lingkungan.

Nimfa adalah Tahap Perkembangan Serangga Tanpa Melalui Tahapan Sebagai Kepompong

Ilustrasi serangga. Foto: Unsplash.com/spotscape

Dikutip dari influentialpoints.com, nimfa adalah tahap perkembangan serangga tanpa melalui tahapan sebagai pupa atau kepompong.

Fase ini terdapat pada serangga yang mengalami metamorfosis tidak sempurna, seperti belalang, kecoak, capung, dan kutu daun. Dalam siklus hidup tersebut, nimfa berkembang dari telur sebelum akhirnya menjadi serangga dewasa.

Metamorfosis tidak sempurna memiliki tiga tahap utama, yaitu telur, nimfa, dan imago atau serangga dewasa. Berbeda dengan kupu-kupu yang melewati fase larva dan pupa, serangga dengan metamorfosis tidak sempurna tidak mengalami perubahan bentuk tubuh secara drastis ketika tumbuh.

Nimfa umumnya memiliki bentuk tubuh menyerupai serangga dewasa, tetapi ukurannya lebih kecil dan organ tubuhnya belum berkembang sempurna.

Pada tahap awal, nimfa biasanya belum memiliki sayap yang berfungsi. Pada beberapa jenis serangga, bakal sayap mulai terlihat seiring pertambahan usia.

Bentuk antena, ukuran tubuh, serta bagian tubuh lainnya juga mengalami perkembangan melalui beberapa kali pergantian kulit.

Proses pergantian kulit disebut molting atau ekdisis. Serangga memiliki kerangka luar yang keras untuk menopang dan melindungi tubuh.

Kerangka tersebut tidak dapat membesar mengikuti pertumbuhan tubuh, sehingga nimfa harus melepaskan kulit lamanya agar dapat tumbuh.

Setelah kulit lama terlepas, kerangka luar yang baru masih lunak dan kemudian mengeras secara bertahap. Selama proses tersebut, serangga berada dalam kondisi rentan terhadap gangguan dan serangan predator.

Jumlah pergantian kulit berbeda menurut jenis serangga, tetapi proses ini berlangsung berulang kali sampai nimfa mencapai tahap dewasa.

Makanan nimfa juga umumnya serupa dengan makanan serangga dewasa. Belalang muda, misalnya, memakan tumbuhan sebagaimana belalang dewasa.

Kesamaan makanan dan habitat tersebut membuat nimfa dapat menempati lingkungan yang sama dengan induknya, meskipun ukuran tubuh dan kemampuan bergeraknya belum tentu setara.

Perbedaan perkembangan terlihat pada serangga yang mengalami metamorfosis sempurna. Kupu-kupu melewati tahap telur, larva atau ulat, pupa, lalu imago.

Larva memiliki bentuk tubuh dan pola hidup yang berbeda dari kupu-kupu dewasa, sedangkan nimfa cenderung mempertahankan bentuk dasar tubuh serangga dewasa selama pertumbuhan.

Nimfa adalah tahap perkembangan serangga tanpa melalui tahapan sebagai pupa atau kepompong, sehingga fase ini menjadi ciri metamorfosis tidak sempurna.

Melalui pertumbuhan dan pergantian kulit secara bertahap, nimfa berkembang hingga mencapai bentuk dewasa. (Suc)

Baca Juga: Cara Serangga Membantu Proses Penyerbukan, Ini Penjelasannya