Plating Makanan Artinya Apa? Ini Penjelasan Lengkapnya
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Plating makanan artinya bukan sekadar menata hidangan agar terlihat cantik ketika disajikan. Dalam dunia kuliner, tampilan makanan sering kali menjadi kesan pertama sebelum seseorang mencicipi rasa di dalamnya.
Susunan nasi, lauk, sayuran, saus, hingga hiasan kecil di atas piring dapat membuat hidangan terlihat lebih menggugah selera. Karena itu, cara makanan ditempatkan di atas piring bukan dilakukan tanpa pertimbangan.
Ada teknik dan perhatian tertentu yang membuat sajian tampak lebih rapi, menarik, sekaligus sesuai dengan karakter hidangan. Lalu, apa sebenarnya yang dimaksud dengan plating makanan dan mengapa penyajiannya begitu diperhatikan?
Plating Makanan Artinya Cara Penataan Makanan di Atas Piring
Mengutip buku Alternatif Ide Usaha Mahasiswa karya Arfilia Wijayanti, dkk. (2022:23), plating makanan artinya cara penataan atau cara penyajian makanan di atas piring atau piranti yang lainnya, dengan memerhatikan posisi serta komposisi makanan.
Berdasarkan pengertian tersebut, plating makanan dapat dipahami sebagai proses menata hidangan dengan memperhatikan letak dan susunan setiap makanan sebelum disajikan. Jadi, bukan hanya rasa yang menjadi perhatian, tetapi juga bagaimana makanan tersebut ditempatkan sehingga terlihat rapi dan menarik.
Dalam praktiknya, plating dapat diterapkan pada berbagai jenis makanan, baik hidangan sederhana maupun sajian yang dibuat untuk restoran.
Nasi, lauk, sayuran, saus, dan pelengkap lainnya dapat disusun sedemikian rupa agar masing-masing bagian terlihat jelas. Perpaduan warna juga dapat diperhatikan karena makanan dengan warna yang beragam biasanya membuat tampilan hidangan menjadi lebih hidup.
Selain posisi dan warna, ukuran porsi serta bentuk piring juga perlu disesuaikan. Makanan yang terlalu memenuhi piring dapat terlihat sesak, sedangkan porsi yang terlalu sedikit bisa membuat penyajian terasa kurang seimbang.
Karena itu, penataan biasanya dilakukan dengan mempertimbangkan hubungan antara makanan dan ruang pada piring.
Plating juga berkaitan dengan kerapian saat makanan akan disajikan. Tetesan saus di bagian pinggir piring, susunan lauk yang tidak beraturan, atau hiasan yang berlebihan dapat mengganggu tampilan hidangan.
Dalam dunia kuliner profesional, perhatian terhadap plating bahkan menjadi bagian dari proses penyajian yang dilakukan oleh koki.
Namun, penerapannya tidak selalu harus rumit. Pada makanan rumahan sekalipun, penataan yang sederhana dan bersih sudah dapat membuat hidangan terlihat lebih menggugah selera.
Plating makanan pada dasarnya berkaitan dengan cara menyusun makanan secara teratur dengan mempertimbangkan posisi, komposisi, warna, porsi, dan tampilan sebelum hidangan dinikmati.(Yolan)
Baca juga: Platter adalah Apa? Ini Pengertian dan Kegunaannya