Ragnarok adalah Istilah Apa? Ini Penjelasan dalam Budaya Kuno dan Modern
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ragnarok adalah istilah yang ada di budaya mitologi Nordik. Sangat wajar jika masih banyak yang belum mengetahui arti sekaligus maksudnya.
Bagi yang tertarik dengan kebudayaan kuno, rasanya akan lebih menarik jika mengetahui arti dari ragnarok yang disebut-sebut berkaitan dengan fase kerusakan alam semesta.
Ragnarok adalah Kiamat dalam Mitologi Nordik
Dikutip dari buku Thor, BIO 360, (2026:10), ragnarok adalah serangkaian peristiwa akhir zaman atau disebut juga kiamat dalam mitologi Nordik.
Dijelaskan juga bahwa akhir zaman yang terjadi melibatkan pertempuran besar, sehingga alam semesta akan hancur luluh lantak tanpa sisa.
Berdasarkan mitologi Nordik, dijelaskan bahwa peristiwa Ragnarok diiringi dengan tanda-tanda khusus dan beberapa proses penting. Berikut penjelasannya:
Fimbul winter: terjadi musim dingin ekstrem yang berlangsung selama tiga tahun berturut-turut tanpa diselingi musim panas sama sekali.
Kematian Baldur: Baldur merupakan dewa kebaikan, jika ia meninggal, dipercaya kehancuran alam semesta sudah sangat dekat.
Pertempuran besar: terjadi pertempuran antara dewa yang dipimpin Odin melawan raksasa dan monster yang dipimpin Surtr serta Loki di dataran Vigrid.
Kebinasaan Ilahi: pertempuran yang terjadi membinasakan sebagian besar dewa utama seperti Odin serta Thor dan menyebabkan bumi tenggelam ke dalam lautan.
Kelahiran kembali dunia baru: Setelah hancur total, mitologi Nordik meyakini dunia akan bangkit kembali dengan lebih subur dan hijau.
Penerus kehidupan: dewa-dewa yang berhasil selamat serta sepasang manusia dipercaya akan memulihkan kehidupan baru dari awal.
Selain tanda yang telah disebutkan di atas, tanda lain dari ragnarok yaitu munculnya berbagai bencana alam dahsyat dan runtuhnya moralitas manusia.
Alam juga menjadi sangat gelap karena dua serigala raksasa keturunan Fenrir, yaitu Sköll dan Hati, berhasil mengejar dan menelan matahari (Sól) serta bulan (Máni).
Ragnarok sejatinya takdir yang tidak bisa dihindari. Pemicunya adalah kematian dewa Balder, rasa benci, dan dendam Loki beserta anak-anaknya terhadap para dewa.
Mitologi Nordik melihat peristiwa ragnarok sebagai sebuah takdir akhir zaman yang siklik, di mana kehancuran pada akhirnya melahirkan kembali dunia baru.
Sedangkan menurut budaya moderen Ragnarok erat dengan nama game. Ragnarok hadir dalam bentuk game dengan sistem open-world dan kejuaraan esports tingkat internasional.
Pada versi yang telah tersedia game tersebut tidak lagi menggunakan combat power (CP) serta dihadirkan tiga gaya transformasi tempur unik dalam satu class.
Ragnarok adalah kehancuran alam semesta berdasarkan kepercayaan mitologi Nordik yang menumbuhkan dunia baru. Sedangkan budaya moderen sering dikaitkan dengam nama game. (NOV)
Baca juga: Yajuj Majuj itu Apa dalam Islam, Apakah Tanda Kiamat? Ini Penjelasannya