Sifat Inklusif dari Indische Partij sebagai Organisasi Pergerakan Nasional
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Indische Partij merupakan organisasi pergerakan nasional yang bersifat inklusif yang berarti? Pertanyaan tersebut berkaitan dengan karakter organisasi yang menjadi salah satu bagian penting dalam sejarah pergerakan nasional Indonesia.
Indische Partij dikenal sebagai organisasi yang memiliki gagasan berbeda dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat di tengah kehidupan kolonial Hindia Belanda.
Indische Partij Merupakan Organisasi Pergerakan yang Bersifat yang Berarti Terbuka untuk Semua Golongan
Indische Partij merupakan organisasi pergerakan nasional yang bersifat inklusif yang berarti? Dikutip dari Jurnal Propaganda Intelektual Indische Partij: Strategi Media dan Pendidikan dalam Membangkitkan Kesadaran Nasional, Rezza Fauzi M. F, dkk., (2025: 1), istilah inklusif merujuk pada gagasan organisasi untuk membangun persatuan masyarakat Hindia Belanda tanpa dibatasi oleh perbedaan etnis, agama, maupun golongan.
Indische Partij menjadi salah satu organisasi yang memperkenalkan konsep persatuan lintas etnis pada masa pergerakan nasional. Gagasan tersebut muncul di tengah kondisi masyarakat Hindia Belanda yang terfragmentasi akibat politik kolonial yang menerapkan politik pecah belah atau divide et impera.
Berdasarkan jurnal tersebut, para pendiri Indische Partij meyakini bahwa kemerdekaan dapat dicapai apabila seluruh rakyat, baik pribumi, Indo-Eropa, maupun kelompok minoritas lainnya, bersatu untuk menghadapi kolonialisme dan ketidakadilan.
Melalui gagasan tersebut, Indische Partij berusaha membentuk identitas kolektif yang melampaui sekat-sekat suku, agama, dan golongan. Organisasi ini juga menginginkan adanya wadah yang dapat mempertemukan berbagai lapisan masyarakat tanpa membedakan ras, status sosial, maupun agama.
Sifat inklusif tersebut kemudian tercermin dalam semboyan “Indie voor Indiers” yang mencerminkan gagasan bahwa Hindia diperuntukkan bagi penduduknya sendiri. Indische Partij tidak hanya mengajak masyarakat untuk mencintai tanah air, tetapi juga menekankan pentingnya kerja sama antarkelompok untuk mencapai kemajuan dan kemerdekaan.
Dengan demikian, inklusivitas Indische Partij dapat dipahami sebagai upaya menyatukan masyarakat yang memiliki latar belakang berbeda dalam satu cita-cita bersama, yaitu memperjuangkan persamaan hak, keadilan, dan kemerdekaan dari kolonialisme.
Gagasan persatuan tersebut juga menjadi bagian dari strategi Indische Partij dalam membangun kesadaran nasional. Organisasi ini memanfaatkan media, tulisan, pertemuan, dan pendidikan untuk menyebarkan gagasan mengenai persatuan, keadilan, dan nasionalisme.
Pendidikan digunakan sebagai strategi jangka panjang untuk menanamkan nilai keadilan, kesetaraan, dan persatuan kepada generasi muda, sedangkan media digunakan untuk menyebarluaskan kritik terhadap kebijakan kolonial dan membangun kesadaran politik masyarakat.
Itulah penjelasan mengenai pertanyaan Indische Partij merupakan organisasi pergerakan nasional yang bersifat inklusif yang berarti Indische Partij terbuka dan merangkul berbagai kelompok masyarakat tanpa membedakan latar belakang, sehingga dapat bersatu dalam perjuangan melawan kolonialisme. (Idaf)
Baca juga: Sejarah Kemunculan Manusia Purba Pertama Kali di Muka Bumi untuk Wawasan